Lamongan (beritajatim.com) – Guna menangkal masuknya penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV), Lapas Kelas IIB Lamongan Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar kegiatan screening dan sosialisasi HIV kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Menurut Plt Kalapas Lamongan, Mahrus, bahwa kegiatan screening dan sosialiasi HIV ini menargetkan setidaknya 80 orang WBP. Selain itu, kegiatan ini juga menyasar WBP dari berbagai usia, baik yang sudah memasuki usia senja maupun yang masih muda.
[berita-terkait number=”5″ tag=”HIV”]
“Penyakit HIV ini tak mengenal usia, sehingga kegiatan ini juga menyasar WBP dari berbagai usia. HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan bisa berakibat pada lemahnya daya tubuh dan rentan diserang berbagai penyakit,” ujar Mahrus saat dikonfirmasi, Senin (28/3/2022).
Mahrus menambahkan, dampak yang ditimbulkan oleh penyakit HIV ini cukup berbahaya dan rentan menyerang para WBP saat sedang atau setelah masa hukumannya. Sehingga, jika tidak cepat ditangani akan berkembang menjadi stadium akhir dari infeksi HIV yang disebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).
“Jika sudah AIDS atau stadium akhir, maka tubuh akan tak mampu untuk melawan infeksi yang ditimbulkan. Saat ini, kita memang sedang menghadapi Covid-19, tapi kita juga tidak dapat mengesampingkan penyakit-penyakit lain yang sama berbahayanya dari Covid itu,” terangnya
Oleh sebab itu, dalam kegiatan tersebut Mahrus juga mengimbau, kepada seluruh WBP dan jajaran Lapas Lamongan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau dan memohon kepada teman-teman agar menjaga kesehatan diri dan kebersihan di lingkungan Lapas ini,” tandas Mahrus.
Diketahui, selain mengadakan kegiatan screening dan sosialisasi terkait HIV tersebut, Lapas Lamongan juga bekerjasama dengan Puskesmas untuk melakukan tes swab antigen kepada WBP di Lapas Lamongan.
“Swab tes itu dilakukan sebelum WBP melakukan screening dan sosialisasi mengenai HIV. Untuk target dari Swab Tes ini ada sebanyak 100 orang dari warga binaan Lapas Lamongan,” pungkasnya.[riq/kun]






