Surabaya (beritajatim.com) – Mengidentifikasi perilaku Red Flag pada saat berkencan atau PDKT adalah sesuatu keharusan sebelum melangkah ke jenjang berikutnya.
Mencari tahu perilaku dan kepribadian ‘calon pasangan’ bukanlah sesuatu yang ilegal. Justru hal ini penting demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti memilih pasangan yang salah.
Kemampuan seseorang untuk mendeteksi perilaku “red flag” dapat dipengaruhi dari pengalaman di masa lalu. Pengalaman yang kurang baik ketika menjalani hubungan di masa lalu, memberikan kita gambaran apa saja perilaku dari pasangan yang tidak disukai.
Namun bagi kamu yang belum mempunyai pengalaman, berikut ini pembahasan tanda-tanda perilaku seseorang, yang dapat masuk dalam daftar ‘red flag’.
Ciri-ciri perilaku Red flag yang harus diidentifikasi selama masa PDKT:
1. Berusaha menghindar ketika harusnya membicarakan dan menyelesaikan masalah.
2. Kurang menghargai perbedaan. Dia mudah marah atau meremehkan pemikiran dan pendapat yang berbeda dengannya.
3. Menyangkal, mendistorsi, dan memanipulasi keadaan atau kenyataan agar sesuai dengan kemauan dirinya sendiri.
4. Melakukan kekerasan, pelecehan dan toxic. Baik itu dilakukan dalam bentuk fisik, perkataan, maupun penekanan.
5. Marah ketika tidak dilibatkan dalam kehidupan pertemanan.
6. Kaku, berpikiran dangkal dan keras kepala. Ketika dia sudah membuat opini sendiri, maka opini orang lain tidak ada harganya.
7. Tidak menghormati batasan atau privasi.
8. Menyalahkan orang lain atas suasana hati mereka dan tidak bertanggung jawab untuk menjaga emosi.
9. Egosentris, mementingkan diri sendiri, tidak memperdulikan keinginan orang lain.
10. Tidak mau mengakui kesalahan, tidak merespon dengan baik kritik yang ditujukan kepadanya.
11. Tidak mau berusaha merubah sifat buruk.
12. Mengekang pertemanan, hingga posesif berlebihan.
Kamu bisa memulai menuliskan poin-poin di atas dalam daftar ‘red flag’ untuk mengidentifikasi calon pasangan. Atau kamu juga bisa menambahkan poin-poin sendiri sesuai referensi pribadi.
Namun perlu diketahui, pengguna rasionalitas sangat dibutuhkan dalam mengidentifikasi perilaku ini ketika PDKT. Karena seringkali seseorang tidak dapat mengidentifikasi tanda-tanda itu karena dibutakan oleh chemistry dan ketertarikan.
Jika merasa sulit mengidentifikasi sendirian, kamu bisa mendiskusikannya dengan anggota keluarga atau teman dekat yang paham mengenai hal ini. (Kai/ian)






