Surabaya (beritajatim.com) – Tanpa disadari, ada berbagai tempat yang dikenal sebagai tempat angker. Bangunan atau tempat tersebut biasanya ditempati oleh jin atau makhluk supranatural. Biasanya, orang yang sensitif akan merasa takut ketika berada di sana.
Bahkan, terkadang makhluk tersebut mengganggu manusia seperti menimbulkan kesurupan, rasa gelisah, cemas dan sebagainya. Dalam menghadapinya, biasanya umat Muslim akan berupaya membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an untuk mengusirnya. Namun, bagaimana jika hal tersebut tidak mempan?
Melansir dari laman NU Online, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam pernah didatangi jin Ifrit. Pada saat itu, malaikat Jibril mengajarkan doa yang bisa diamalkan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”doa”]
Sebagaimana dikisahkan oleh Ibnu Mas‘ud, pada malam itu, Nabi shallallahu alaihi wasallam didatangi jin Ifrit yang membawa obor api di tangannya. Ada pula yang berpendapat bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam didatangi jin Ifrit pada malam isra-mi’raj. Kala itu, beliau kemudian membaca ayat-ayat Al-Quran. Namun, tak ada reaksi apa-apa kecuali jin itu semakin mendekat. Maka malaikat Jibril menawarkan kepadanya, “Maukah jika aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang jika engkau membacanya, maka ia akan jatuh tersungkur dan obornya akan mati?” (HR. Malik, an-Nasa’i, ath-Thabrani, dan yang lain).
Kemudian malaikat mengajarkan beberapa kalimat. Setelah Nabi shallallahu alaihi wasallam membacanya, jin Ifrit itu langsung tersungkur dan obornya pun padam. Berikut adalah doa yang diajarkan malaikat Jibril kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam untuk mengusir jin tersebut.
مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.
A‘ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ’i, wa min syarri ma ya‘ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thârinin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.
Artinya: Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampuainya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang.
Itulah doa pengusir jin yang diajarkan oleh malaikat Jibril kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Jika merasa cemas karena gangguan jin bisa mengamalkan doa tersebut. (nap)






