Blitar (beritajatim.com) – Seorang pria asal di Dusun Ringinrejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum Kabupaten Blitar nekat membakar toko sembakonya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (18/03/2026) malam.
Pelaku pembakaran adalah Adi Kurniawan yang merupakan pemilik toko. Saat membakar toko sembakonya, Adi diduga dalam pengaruh minuman keras beralkohol.
Ketegangan bermula saat Adi Kurnain diketahui sedang berpesta minuman keras (miras) bersama rekannya sejak pukul 18.00 WIB. Melihat sang suami mabuk-mabukan, Sri Sulastri (61), sang istri, melayangkan teguran.
Namun, teguran tersebut justru memicu cekcok mulut yang hebat. Situasi semakin memanas ketika putra mereka, Adato Masnguan (31), ikut campur karena tak tega melihat ibunya dimarahi. Adu fisik pun tak terhindarkan.
Diduga merasa terpojok dan disulut emosi yang tak terkendali, Adi Kurnain melakukan tindakan nekat yang di luar nalar.
“Pelaku menyiramkan bensin ke tumpukan eggtray (wadah telur) dan menyulutnya di dalam toko. Api dengan cepat merambat dan menghanguskan isi bangunan,” ujar Rohmad Arifki Eko Putro, Ketua RT setempat.
Tak hanya isi toko yang berisi sembako, keganasan api juga melahap dua unit sepeda motor Honda Beat milik korban hingga hanya menyisakan rangka besi.
Rohmad Arifki Eko Putro, Ketua RT setempat yang juga pelapor kejadian ini, mengaku mendengar suara keributan sebelum melihat kobaran api membubung dari dalam toko. Ia segera menghubungi Call Center Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar sembari menggerakkan warga untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar yang tiba di lokasi segera melakukan upaya lokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan rumah utama di sekitarnya.
“Petugas berhasil memutus arus api dan melakukan pembasahan hingga situasi dinyatakan benar-benar aman,” ungkap Teddy Prasojo, Kepala Unit Damkar Kabupaten Blitar.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi, dan kasus tersebut ditangani oleh pihak Polsek Garum guna penyelidikan lebih lanjut terkait unsur kesengajaan dalam pembakaran tersebut. (owi/ted)






