Sumenep (beritajatim.com) – Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko bersama jajaran pejabat utama Polres, menggelar ‘Jumat Curhat’ bersama Komunitas Gojek dan tukang becak Sumenep.
Sambil duduk santai ngopi dan makan nasi bersama, Kapolres mendengarkan ‘curhatan’ komutas gojek dan tukang becak. Jumat curhat hari ini digelar di simpang lima kampung Arab, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep.
Para tukang ojek online itu ‘wadul’ beberapa permasalahan ke Kapolres. Salah satunya adalah mereka tidak mempunyai tempat untuk mangkal dan berteduh, terutama saat hujan, sambil menunggu pelanggan. Mereka berharap ada solusi dari Polres.

Menanggapi keluhan itu, Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko mempersilahkan para tukang ojek online dan tukang becak untuk menggunakan garasi belakang Pos Lantas Jl. Urip Sumoharjo.
“Tapi kami minta, tolong jaga kebersihannya, dan bantu kami untuk menjaga keselamatan tertib berlalulintas,” katanya, Jumat (27/01/2023).
Selain itu, para tukang ojek online juga mengeluhkan masih banyaknya pemesan ojek online yang tidak mau menggunakan helm, meski disampaikan dengan baik-baik. Padahal apabila terkena tilang, maka tukang ojeknya yang dipersalahkan.
Menanggapi curhatan itu, Kapolres menerangkan, apabila terjadi pelanggaran lalu lintas, maka yang mendapatkan surat E-Tilang adalah nama yang tercantum di STNK. “Nanti ada jangka waktu konfirmasi selama 3 hari setelah mendapat kiriman surat tilang ke nama dan alamat sesuai STNK,” ujar Kapolres.
Para tukang ojek online dan tukang becak itu juga memohon untuk diijinkan membantu mengatur lalu lintas apabila terjadi kemacetan dan kecelakaan. Selain itu, mereka juga meminta agar ada penindakan terhadap pengguna becak motor.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-sumenep”]
Menanggapi itu, sambil tersenyum, Kapolres mempersilahkan apabila komunitas Gojek dan tukang becak akan membantu mengatur lalu lintas sambil menunggu petugas datang.
“Kami dengan senang hati kalau komunitas gojek ini mau membantu mengatur lalu lintas. Sedangkan untuk becak motor, petugas kami di lapangan sudah berulangkali memberikan himbauan kepada para pengguna becak motor, bahwa itu melanggar aturan lalu lintas,” papar Kapolres.
Kegiatan ‘Jumat Curhat’ merupakan salah satu program Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mendapatkan apresiasi dari Presiden Joko Widodo. Program ini digelar untuk mendengar, mencatat, dan mencari solusi permasalahan di wilayah masing-masing. [tem/but]






