Bangkalan (beritajatim.com) – Sepertinya tidak ada kata jera bagi kapal nelayan asal Kabupaten Gresik memasuki perairan Bangkalan. Hari Selasa (2/11/2021) malam, sebuah kapal yang berisi empat awak itu berlayar menggunakan jaring trawl untuk menangkap ikan.
Kasat Polair Polres Bangkalan, AKP Arief Djunaidi mengatakan, di malam itu pihaknya melakukan patroli rutin di perairan Bangkalan. Di saat yang sama, pihaknya bertemu dengan kapal asal Gresik tersebut.
“Saat kami dekati, awak kapal menunjukkan hal yang mencurigakan sehingga kami periksa isi kapalnya,” tuturnya, Rabu (3/11/2021).
Saat diperiksa, petugas menemukan satu paket jaring trawl berada di dalam kapal. Namun, saat ditanyai, kapal yang tumpangi CH dan tiga anak buahnya mengaku baru menggunakan jaring tersebut satu kali.
“Akhirnya kami amankan empat orang beserta jaring trawl dan kapal serta isinya,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bangkalan”]
Sebelumnya, Satpolair Polres Bangkalan bersama nelayan Bangkalan telah mengamankan nelayan asal Gresik yang menggunakan jaring trawl. Bahkan, kapal dan juga jaring disita agar memberikan efek jera untuk nelayan nakal.
“Jaring trawl atau pukat harimau ini dilarang karena dapat merusak ekosistem laut. Tidak hanya ikan dari jenis kecil hingga besar yang dapat terjaring, namun terumbu karang dan biota laut lain akan rusak,” tandasnya. [sar/but]






