Surabaya (beritajatim.com) – Selain drama Korea dan drama Indonesia, salah satu negara Asia Tenggara yang memiliki kualitas perfilman tak kalah apik adalah Thailand. Suguhan cerita mereka selalu menarik dan sulit ditebak. Namun, tetap menghadirkan alur yang ringan sehingga cocok untuk mengisi waktu senggang.
Tidak hanya drama komedi, Negeri Gajah Putih juga banyak menghadirkan kisah romantis atau persahabatan yang bisa membuat banyak orang banjir air mata. Bagi kalian pecinta film menyayat hati, berikut ini kami rekomendasikan beberapa diantaranya.
1. A Little Thing Called Love (2010)
Bisa dipastikan bahwa para pecinta drama pasti akan jatuh cinta dengan film ini. Sinema legendaris ini bercerita tentang seorang gadis culun bernama Nam yang jatuh cinta dengan kakak kelas populer dan tampan di sekolahnya, bernama Shone.
Karena penampilannya yang pas-pasan dan tidak modis, ia pun berusaha merawat diri agar sang pujaan hati bisa jatuh ke pelukannya. Diperankan oleh Mario Maurer dan Pimchanok Luevisadpaibul, film ini bisa membuat kalian baper dan menangis tersedu-sedu lantaran kisah cinta yang rumit. Namun, sajian komedi dalam film ini tetap bisa membuat kalian tertawa terpingkal-pingkal.
2. My True Friend (2012)
Masih diperankan oleh Mario Maurer, kali ini ia beradu akting dengan Natcha Jantapan. Film ini menceritakan tentang persahabatan Gun, Song, dan gengnya yang sering terlibat dalam perkelahian.
Meskipun digambarkan sebagai anak SMA yang bandel, jiwa kesetiaan mereka dengan sahabat sangat kental, mereka bahkan rela meregang nyawa demi menyelamatkan salah satu teman yang sedang berada dalam masalah. Di akhir film, dijamin kalian semua akan menangis Bombay karena ending yang tak terduga.
3. Sunset at Chaophraya (2013)
Film tersedih berikutnya jatuh pada film yang mengambil latar pada masa perang dunia II ketika Jepang masih menduduki Thailand. Film ini fokus pada kisah seorang tentara Jepang sekaligus keponakan jenderal bernama Kobori yang jatuh cinta pada gadis Thailand berndama Angsumalin.
Meski sang gadis sangat membenci Jepang, ia terpaksa harus dijodohkan dengan Kobori untuk mempererat tali persaudaran dua negara. Walaupun awalnya Angsumalin semakin membenci Kobori, namun perlahan ia bisa merasakan bahwa cinta Kobori padanya sangatlah tulus. Karena kisahnya yang megharukan, film yang berdurasi 2 jam 10 menit ini berhasil meraih Penghargaan Asosiasi Film Nasional Thailand.
4. Timeline (2014)
Berikutya ada Timeline, film yang menceritakan tentang seorang pria yang merantau bernama Tan. Sebelum merantau, ia hanya tinggal dengan ibunya, yang membuat sang ibu sebenarnya tidak merestui jika ia harus merantau.
Namun, Tan tetap kekeuh pada pendiriannya, dan di tanah rantau, ia bertemu dengan seorang perempuan yang diam-diam menyukainya. Tan tak pernah tau jika gadis itu menyukainya bahkan hingga gadis itu meninggalkan dunia.
Adakah diantara fim di atas yang membuat kalian tertarik? [mnd/tur]






