Bojonegoro (beritajatim.com) – Relawan yang mengatasnamakan Barisan Banteng Merdeka (BBM) menyatakan diri berseberangan dan tak mendukung calon pilihan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pilkada Bojonegoro 2024.
Relawan BBM menyatakan lebih mendukung pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Setyo Wahono-Nurul Azizah yang diusung KIM Plus. Sedangkan PDIP Bojonegoro mengusung paslon sendiri, yakni Teguh Haryono-Farida Hidayati bersama Partai Perindo.
Bentuk kekecewaan relawan BBM terhadap keputusan DPC PDIP yang tidak mengusung kader sendiri itu akhir secara terang-terangan pada Minggu (29/9/2024) relawan BBM menyatakan dukungan terhadap paslon nomor urut 2, yakni Wahono-Nurul di kawasan Jembatan Sosrodilogo, Kota Bojonegoro.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Bojonegoro, Amin Thohari mengatakan, mereka sedang berjualan untuk dapat masuk ke kubu sebelah, dengan memakai nama banteng agar memiliki nilai jual tinggi.
“Lagi nyari tempat, nama banteng dipakai untuk jualan biar bernilai tinggi,” ujar Amin, Selasa (1/9/2024).
Jika ditemukan ada kader yang tidak tegak lurus sesuai intruksi DPP PDI-Perjuangan maka akan langsung diberikan sanksi tegas. Ia menegaskan, jika memang bukan kader jangan mengaku sebagai kader atau mantan kader. “Jika bukan kader banteng, jangan ngaku-ngaku,” tegasnya. [lus/beq]






