Surabaya (beritajatim.com) – Kegagalan Tim Nasional (Timnas) Indonesia melaju ke Piala Dunia kembali menjadi sorotan publik. Setelah pertandingan melawan Irak yang berakhir dengan kekalahan, lini masa media sosial langsung dipenuhi komentar pedas dari para penggemar sepak bola Tanah Air. Tagar #KluivertOut pun masih trending di platform X —dulu Twitter, karena hingga kini masih ramai digaungkan.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dinilai gagal membawa skuad Garuda mencapai target besar untuk lolos ke ajang paling bergengsi dunia tersebut. Sejumlah warganet menilai bahwa strategi dan performa tim di bawah asuhan pelatih asal Belanda itu tidak menunjukkan perkembangan signifikan.
“Patrick Kluivert = kegagalan yang direncanakan,” tulis akun X bernama (et) Asal**.
Kritik senada juga muncul dari akun (et) dems** yang menuliskan, “Nyalahin wasit is a big joke. Salahin tuh Patrick, nggak ada variasi taktik!”
Tagar #KluivertOut terus bergema seiring banyaknya suporter yang menumpahkan kekecewaannya di media sosial. Salah satu pendukung setia Timnas bahkan menulis komentar langsung di akun Instagram resmi Patrick Kluivert.
“Silakan pergi Patrick. #KluivertOut,” tulis akun (et) kama**.
Unggahan tersebut kemudian dibagikan kembali di platform X. Pemilik akun itu mengaku bahwa dirinya selama ini tidak pernah menuliskan komentar kasar kepada pemain atau pelatih Timnas Indonesia. Namun kali ini, ia merasa perlu meluapkan kekecewaan karena performa buruk yang ditampilkan tim.
Banyak pengguna lainnya pun mengamini pernyataan tersebut. Mereka berpendapat bahwa Kluivert telah gagal menjalankan misi utama yang dibebankan kepadanya sejak awal penunjukan, yaitu membawa Indonesia menembus babak Piala Dunia.
“Simpelnya, kalau diganti pelatih itu kan biar lolos. Ini diganti tapi nggak lolos, buat apa?” tulis akun (et) Beru** yang turut memicu diskusi panas di kolom komentar.
Meski demikian, sebagian kecil warganet mencoba bersikap netral dengan menyebut bahwa pembangunan tim nasional tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Mereka menilai, hasil ini bisa dijadikan bahan evaluasi bagi federasi sepak bola nasional untuk menata ulang strategi dan pembinaan pemain.
Namun, suara mayoritas publik tampaknya sudah bulat. Tagar #KluivertOut terus mendominasi percakapan daring, menjadi simbol kekecewaan suporter terhadap performa Timnas Indonesia yang belum mampu menunjukkan konsistensi dan peningkatan signifikan di bawah asuhan Patrick Kluivert.
Dengan gelombang kritik yang terus meningkat, publik kini menantikan langkah resmi dari PSSI terkait masa depan sang pelatih. Apakah Kluivert akan dipertahankan demi kontinuitas program, atau justru digantikan demi menyegarkan kembali semangat Tim Garuda? Pertanyaan itu kini menggema seiring kekecewaan besar para pendukung merah-putih di jagat maya. (fyi/ian)






