Siswa PAUD dan TK di Bojonegoro terpaksa belajar di balai desa karena bau menyengat dari pabrik tembakau PT STI. DPRD Bojonegoro minta operasional dihentikan.
KUMPULAN BERITA Sukowati
Sidak Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Mitroatin ke pabrik pengolahan tembakau PT Sata Tec Indonesia di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, diwarnai kejadian tak biasa.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur melakukan pengambilan sampel air dan tanah di lokasi yang diduga tercemar pengeboran PAD B PEP Sukowati Field
Pertamina EP Sukowati Field bergerak cepat menanggapi laporan warga mengenai dugaan limbah di sekitar lahan pertanian dekat Fasilitas Pad B Sukowati, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro. Laporan tersebut disampaikan oleh warga setempat pada Sabtu (15/2/2025).
Menanggapi itu Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro Yusnita Liasari mengonfirmasi bahwa PT Sata Tec hanya memiliki izin gudang tembakau, bukan izin pengolahan, sehingga harus menyesuaikan dokumen legalnya.
DPRD Bojonegoro Mitroatin bersama sejumlah anggota Komisi A melakukan inspeksi mendadak ke PT Sata Tec Indonesia yang melakukan pengolahan
Bau proses pengeringan tembakau yang ada di Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro dikeluhkan para warga lingkungan dua satuan pendidikan setingkat sekolah dasar dan taman kanak-kanak (SD-TK) desa setempat.
Jasad bayi baru lahir ditemukan seorang warga di area persawahan Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.
PT Pertamina EP Field Sukowati menerima penghargaan dalam bidang penurunan emisi. Penghargaan diperoleh dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA)
Bojonegoro (beritajatim.com) – Guna mencapai target produksi nasional, Pertamina EP Sukowati Field melakukan tajak sumur project pengembangan sumur SKW-38 yang…









