PDI Perjuangan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditargetkan memenangi pemilihan bupati yang akan digelar pada Novemver 2024. Namun PDIP menolak kerusakan demokrasi dalam pemilihan presiden direplikasi dalam pemilihan kepala daerah.
KUMPULAN BERITA pilkada jember
Partai Kebangkitan Bangsa di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak akan memperlambat mesin politik usai pemilihan umum selesai. Mereka akan bergerak menyambut pemilihan gubernur dan bupati serentak yang akan digelar pada November 2024.
Ada dua agenda politik elektoral sepanjang sisa tahun ini, yakni pemilihan gubernur Jawa Timur dan pemilihan bupati Jember. Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) segera berkonsolidasi.
Kampanye pencalonan bupati Jember menjadi satu dari sekian faktor penyebab perolehan dukungan Muhammad Fawait, calon legislator petahana DPRD Jawa Timur dari Partai Gerindra, tetap pada angka kurang lebih 200 ribu suara.
Fraksi PDI Perjuangan memanfaatkan sidang paripurna kedua pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2024 di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (15/11/2023), untuk menanyakan pencalonan kembali Bupati Hendy Siswanto dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang.
Badan Kesatuan Bangsa Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebut Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terlambat dalam mengawal proses hibah dana daerah, sehingga belum menandantangani NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) sampai saat ini.
Bupati Hendy Siswanto resmi menghibahkan uang Rp 103 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 dan 2024 kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah tahun depan.
Partai politik, pemerintah, dan pemangku kebijakan penyelenggaraan pemilu mendeklarasikan pemilu damai di Markas Komando Distrik Militer 0824 Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Komisi A DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyoroti anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, dalam rapat dengar pendapat, di gedung parlemen, Senin (18/9/2023).
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur mengajukan anggaran Rp 42,162 miliar untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah tahun depan kepada pemerimtah daerah.









