Seorang perempuan berinisial AN (20) asal Desa Klitik Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengaku menemukan bayi di kolong jembatan
KUMPULAN BERITA Ngawi
Pelan tapi pasti dan terukur, Polres Ponorogo mengamankan 2 orang yang terkait dengan pembunuhan dan penemuan mayat yang terbungkus karpet di Kabupaten Ngawi.
Sederet fakta mencuat soal identitas mayat terbungkus karpet di Tol Ngawi-Solo. Temuan Polres Ngawi dan Polres Ponorogo mulai terlihat benang merah.
Identitas mayat yang terbungkus karpet yang ditemukan di bawah jembatan Tol Ngawi-Solo mulai terkuak. Pria itu Sumiran (57) warga Desa Pragak Kecamatan Parang Kabupaten Magetan
Suciani, warga Kecamatan Parang, Magetan mendatangi RSUD dr Soeroto Ngawi. Dia mendengar ada mayat terbungkus karpet, menduga itu suaminya.
Salah seorang pria warga Desa Baleturi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ditemukan meninggal dunia di depan rumah kos, Selasa (4/7/2023).
Satreskrim Polres Ponorogo terus melakukan koordinasi dengan Polres Ngawi terkait penemuan mayat terbungkus karpet di bawah jalan tol di Ngawi.
Pemilik rumah kontrakan berdarah, Nardi sudah dibawa ke Ngawi oleh polisi dan ditunjukkan karpet pembungkus mayat yang ditemukan di bawah jalan tol di Ngawi.
Sudah 11 hari pasca penemuan mayat perempuan di Ngawi. Mayat yang tinggal kerangka di petak 53 A1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sidolaju Badan Kesatuan
Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera memberikan gambaran detail terkait penemuan mayat yang terbungkus karpet di bawah jembatan Tol Ngawi Solo KM 558 masuk Desa/Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.








