Meski hasil otopsi menyatakan kematian, Alfan (17) sebagai kematian wajar, pihak keluarga belum bisa menerima sepenuhnya. Mereka menduga ada kejanggalan dalam peristiwa yang menewaskan siswa SMK swasta di Kabupaten Mojokerto tersebut.
TERKINI
- Pendakian Ranu Kumbolo Ditutup Selama 12 Hari pada Agustus 2026, Ini Informasi Lengkapnya
- BRIN Apresiasi Langkah Pemerintah Terapkan Biodiesel B50
- Mengeja Ulang Nusantara Lewat Pameran Tenun di Perpustakaan Bung Karno Blitar
- Bantah Disebut Mengeluh, Wali Kota Pasuruan: Kami Cari Solusi
- Adi Wibowo Tantang Universitas Jember Buka Fakultas Kedokteran di Kota Pasuruan
- Komisi VIII DPR Puji Layanan Haji 2026, Soroti Istithaah dan Biaya
- Hadiri Rakernas Kemenhaj, Muhadjir Effendy Apresiasi Transisi Sukses Haji 2026
- Menhaj Gus Irfan: Sukses Haji 2026 Jadi Sejarah Baru
