Ponorogo (beritajatim.com) – Kejadian kecelakaan lalu lintas yang memakan korban akhir-akhir ini sering terjadi di Ponorogo.
Belum genap seminggu, sudah terjadi 3 kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan 3 korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Yang pertama kecelakaan yang terjadi di jalan Raya Mlarak-Sambit, tepatnya di Simpang empat Mblebakan masuk Desa Nglumpang Kecamatan Mlarak pada tanggal 29 Oktober 2021.
Antara sepeda motor dengan mobil pikep dengan korban seorang pengendara sepeda motor. Selang sehari, laka lantas terjadi di Desa Ngrupit Kecamatan Jenangan juga menyebabkan satu korban meninggal dunia. Terakhir kecelakaan lalu lintas yang terjadi di depan Gubuk Cafe jalan raya Ponorogo-Badegan masuk Desa/Kecamatan Kauman Ponorogo.
“Benar Senin (1/11) dini hari tadi telah terjadi laka lantas yang menyebabkan satu korban meninggal di TKP, ” kata Kapolsek Somoroto AKP. Beny Hartono, Senin (1/11/2021) pagi.
Kendaraan yang terlibat laka lantas ini adalah sepeda motor bernopol AE 5376 TH dengan truk yang belum diketahui teridentifikasi, sebab usai menabrak pelaku langsung melarikan diri.
“Jadi melibatkan sepeda motor dan mobil roda empat. Usai menabrak, pelaku yang diduga mengendarai truk langsung melarikan diri,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-ponorogo”]
Kecelakaan berawal saat pengendara sepeda motor yakni Komarudin (45) yang berboncengan dengan Hulamunadin (35) melaju dari arah barat ke timur. Menurut saksi, mereka tidak mengetahui kronologis tabrakan yang terjadi. Yang diketahui, korban sudah tergeletak di pinggir jalan.
Dimana pengendara Komarudin sudah dalam keadaan meninggal dunia di tempat kejadian. Sedangkan rekannya yang dibonceng, Hulamunadin mengalami luka ringan. Korban yang selamat langsung dilarikan ke Puskesmas Kauman untuk dilakukan bantuan medis. Sedangkan truk yang menabrak korban, melarikan diri ke arah barat atau arah Badegan.
“Pelaku dan kendaraan truknya masih dalam penyelidikan petugas kepolisian,” pungkasnya. (end/ted)






