Sumenep (beritajatim.com) – Hulwan Wldan (16), seorang pelajar Madrasah Aliyah (MA) An Najah, warga Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, meninggal akibat tabarak lari di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, Desa Karduluk.
“Kecelakaan ini melibatkan dua sepeda motor dan satu bus. Sayangnya bus ini kabur setelah kecelakaan,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Jumat (21/03/2025).
Kecelakaan itu berawal ketika sepeda motor Honda Scoopy nopol M 5120 XC yang dikemudikan Nindawi (50), warga Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep melaju dari barat ke timur dengan kecepatan sedang. Searah di belakangnya, melaju sepeda motor Honda Beat nopol M 5915 XC yang dikemudikan korban Hulwan Wildan dengan kecepatan sedang.
Sampai di TKP pengemudi sepeda motor Honda Scoopy melihat sebuah bus yang tidak diketahui identitasnya, melaju dari arah timur ke barat. Laju bus itu terlalu ke kanan. Karena itu, pengemudi Honda Scoopy berusaha menghindar dengan berhenti di bahu jalan sebelah kiri.
“Tapi ternyata dari arah belakang, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban tidak dapat mengendalikan laju sepeda motornya hingga menabrak sepeda motor Honda Scoopy di depannya.
“Korban jatuh ke badan jalan sebelah utara dan terlindas bus tidak diketahui identitasnya itu,” ujar Widiarti.
Akibat kecelakaan itu, pengemudi sepeda motor Honda Beat yakni Hulwan Wildan meninggal dunia di TKP. Sedangkan dan kedua sepeda motor mengalami kerusakan. “Untuk bus yang melindas korban belum diketahui identitasnya. Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi,” terang Widiarti. (tem/kun)






