Blitar (beritajatim.com) – Suasana khidmat menyelimuti Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Blitar pada Sabtu (7/3/2026). Di tengah bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, ratusan siswa sabuk putih berkumpul untuk mengikuti latihan sekaligus memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan organisasi, yakni Ketua PSHT Cabang Kota Blitar Miskan Hadi Prasetyo bersama Ketua Dewan Cabang Mas Mardjono. Keduanya memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai nilai-nilai Ke-SH-an yang menjadi dasar ajaran organisasi.
Para siswa tidak hanya ditempa melalui latihan fisik dan teknik pencak silat, tetapi juga diberikan pemahaman mendalam mengenai peran pendekar dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai yang ditekankan meliputi sikap santun, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab menjaga harmoni lingkungan.
“Siswa PSHT tidak hanya dididik untuk tangguh secara fisik, tetapi harus memiliki mentalitas budi luhur. Pemahaman tentang cara bermasyarakat adalah bekal dasar agar mereka menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama,” ungkap Miskan Hadi Prasetyo di sela kegiatan.
Menjelang waktu berbuka puasa, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial di depan Pusdiklat atau padepokan PSHT. Para pengurus dan warga PSHT membagikan takjil kepada masyarakat sekitar serta para pengendara yang melintas.
Aksi berbagi takjil tersebut menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi nilai-nilai ajaran PSHT tentang kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, organisasi pencak silat tersebut ingin menghadirkan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Setelah azan Magrib berkumandang, seluruh peserta melaksanakan salat Magrib berjamaah di area padepokan. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika para pengurus, warga, dan siswa duduk bersama untuk melaksanakan buka puasa bersama.
Melalui kegiatan ini, PSHT Cabang Kota Blitar berharap nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta ajaran luhur Persaudaraan Setia Hati Terate dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh para siswa maupun warga organisasi.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antar warga dan siswa, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, serta ajaran luhur Persaudaraan Setia Hati Terate dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya. [owi/beq]






