Surabaya (beritajatim.com) – Sygma Research and Consulting (SRC), lembaga penelitian dan konsultan yang berfokus pada isu sosial, politik, dan budaya, resmi diluncurkan, Senin (26/8/2024). Peluncuran SRC juga bertepatan dengan menggelar bedah buku berjudul “Dramaturgi Politik Elektoral”.
Acara ini sekaligus menjadi ajang soft launching bagi SRC, yang berkomitmen untuk berkontribusi dalam membangun demokrasi yang sehat di Indonesia. “Lembaga ini hadir untuk memberikan arahan dan masukan kepada calon kepala daerah dan pemerintah untuk kembali kepada politik dan pemerintahan yang benar,” tegas Direktur SRC, Musonif Afandi di kantor PWI Jawa Timur, Surabaya.
Meski terbilang baru, SRC hadir dengan semangat idealisme anak muda dan peneliti di bawah usia 40 tahun. CEO SRC, Ken Bimo Suthoni, menekankan bahwa mereka mengutamakan akhlak, adab, dan etika keilmuan sebagai prinsip dasar. “Objektivitas, etika, dan akhlak inilah yang diyakini akan membuat SRC berbeda dengan lembaga riset lainnya,” ujar Bimo.
Sementara itu, Bedah buku yang menghadirkan penulisnya, Dr. (Can) Abdus Sair, S.Sos., M.Si., serta sejumlah panelis ahli, menjadi sorotan utama acara. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang dinamika politik elektoral di Indonesia, terutama menjelang Pilkada serentak 2024.
Musonif berharap SRC dapat berkolaborasi dengan berbagai elemen, tidak hanya terkait politik, tetapi juga keadaan sosial, pemerintahan, dan budaya. “Semoga Sygma RC bisa memberikan warna dalam politik, baik tingkat daerah,provinsi, sampai nasional,” tutupnya.[asg/kun]






