Jakarta (beritajatim.com) – Charta Politika yang merilis hasil survei elektabilitas capres 2024 dan partai politik pileg 2024. Hasil survei Charta Politika menyebut bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo dan PDIP menempati posisi teratas.
Berdasarkan hasil survei itu, Ganjar Pranowo dipilih oleh 38,2 persen responsen, disusul Prabowo Subianto dengan 31,1 persen, dan Anies Baswedan yang meraih 23,6 persen. Sementara itu, untuk partai politik, elektabilitas partai politik PDIP menempati urutan pertama dengan 22,1 persen.
Menanggapi survei tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya menempatkan survei sebagai salah satu indikator. Namun dia menekankan, menjalin komunikasi dan kerja nyata di tingkat akar rumput tetap menjadi prioritas utama. Bakal capres Ganjar pun memegang prinsip tersebut. “Sehingga tidak akan terlena dengan hasil survei karena Ketua Umum Ibu Megawati selalu mengingatkan pentingnya turun ke bawah,” kata Hasto menyikapi survei Charta Politika, Selasa (16/5/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/survei-smrc-pdip-282-persen-gerindra-153-persen-dan-golkar-8-persen/
Menurutnya, kerja sama politik dalam rangka memenangkan bakal capres Ganjar Pranowo akan dilakukan. “Kerja sama politik dalam bingkai memperkuat sistem presidential akan dilakukan. Semangatnya membangun Indonesia itu tidak bisa sendiri. Maka akan dilakukan kerja sama dengan partai politik untuk memperkuat keunggulan strategis Ganjar Pranowo,” ucap Hasto.
Meski begitu, Hasto mengakui, PDI Perjuangan tentu saja bersyukur bahwa efek deklarasi yang dirancang khusus dan diumumkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada momentum yang tepat berdampak pada meroketnya elektoral PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo. “Selain hal tersebut, 67 persen responden mempersepsikan Pak Ganjar sebagai sosok yang dinilai paling mampu melanjutkan kepemimpinan Pak Jokowi,” lanjut Hasto.
Dia menambahkan hasil survei tersebut menunjukkan bahwa kerja elektoral perlu topangan momentum politik, dukungan pergerakan kekuatan yang terorganisir yakni Partai yang menyatu dengan kekuatan rakyat, termasuk para relawan, sehingga menciptakan “electoral power” yang bersifat sky rocketing.
“Momentum dukungan positif tersebut dikelola oleh PDI Perjuangan dengan mendorong seluruh jajaran Partai bersama seluruh elemen masyarakat dan relawan untuk bergerak serentak, turun ke bawah dan mengisi pergerakan rakyat narasi yang pada dasarnya terus mempercepat terhadap apa yang sudah dicapai Presiden Jokowi dengan tingkat kepuasan yang tinggi,” kata Hasto. [kun]






