Surabaya (beritajatim.com) – Perhelatan Pemilihan DPD RI dalam Pemilu 2024, masih tujuh bulan lagi. Namun, survei tentang calon DPD RI potensial untuk masuk empat besar, sudah semakin ramai dilakukan. Di antaranya adalah yang dilakukan oleh Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI).
“Kami telah melakukan survei secara tatap muka selama 4-15 Juli 2024 kepada 1.250 responden yang tersebar dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, baik survei tentang Pilpres, Partai Politik, maupun DPD RI. Dan, hasilnya terkuat memang Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, disusul pendatang baru Ning Lia Istifhama, dan incumbent dua kali Ahmad Nawardi,” kata Direktur ARCI, Baihaki Sirajt, Selasa (1/8/2023).
Ning Lia, lanjut dia, adalah sosok pendatang baru yang menjadi runner up dalam survei pemilihan DPD RI. Bahkan, dalam survei sebelumnya yang dilakukan ARCI pun, keponakan Khofifah Indah Parawansa konsisten membayangi survei Ketua DPD RI.
BACA JUGA:
Running Pilpres atau Pilgub Jatim, Khofifah Mulai Buka Suara
“ARCI sudah kali ketiga ini melakukan survei, dan memang nama Ning Lia, meski pendatang baru, tetap konsisten di urutan kedua. Pada survei pertama April 2022 lalu, Lia Istifhama persentasenya 10,2 persen, sedangkan La Nyalla persentasenya 12,7 persen. Saat itu memang belum terbuka pendaftaran bacalon DPD RI, namun nama Ning Lia sudah muncul sejak 2021 sebagai sosok yang akan maju dalam DPD RI. Hal ini terbaca sesuai dengan gerakannya yang turun ke berbagai wilayah Jatim serta relawannya yang mulai memproklamirkan diri saat itu,” tuturnya.
Kemudian, lanjut dia, setelah pengumuman resmi siapa saja bacalon DPD RI yang memenuhi syarat minimal dukungan, yaitu pada April 2023, ARCI pun melakukan survei lagi, dan lagi-lagi nama Ning Lia muncul sebagai runner up, yaitu elektabilitasnya 4,8 persen, dan La Nyalla meraih 10,7 persen.
BACA JUGA:
Dampingi Jokowi ke Malang, Khofifah: Inflasi Terkendali
Ditanya lebih lanjut mengapa kehadiran Ning Lia mampu menduduki runner up, Baihaki menjelaskan latar belakang dan penampilan dari new comer tersebut.
“Ning Lia ini, selain memang keponakan Ibu Khofifah dan juga putri ulama KH Masykur Hasyim, sudah masif dikenal sebagai aktivis perempuan, aktivis sosial di tengah masyarakat. Selain itu, ia dikenal memiliki paras cantik, sehingga banyak responden yang menyebutnya sebagai calon DPD tercantik. Kita tidak bisa menampik sisi ini, karena memang DPD yang dilihat adalah fotonya. Sekalipun, Ning Lia jika memang ingin menjadi pemenang, tentu tetap harus bekerja keras karena tahapan pemilu masih panjang,” pungkasnya. [tok/beq]






