Bojonegoro (beritajatim.com) – Surat pernyataan dukungan ke sebuah partai politik beredar di media sosial. Surat dukungan tersebut seperti dibuat oleh Aparat Sipil Negara (ASN). Dalam surat pernyataan tersebut, berisi dukungan pemenangan sejumlah calon legislatif, partai politik dan Bupati Bojonegoro dalam pemilu ke depan, Senin (06/03/2023).
Surat pernyataan yang beredar itu dibuat oleh Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bojonegoro Nanang Dwi Cahyono. Dalam suratnya tertulis surat tersebut dibuat pada 20 Januari 2023. Isinya, menyatakan bahwa bersedia memenangkan Calon Anggota DPRD Pusat Farida Hidayati dengan target perolehan suara 40 persen.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bojonegoro”]
Kemudian, DPRD Provinsi Muhammad Mugni dengan target 30 persen. Kemudian DPRD tingkat 2 Partai PKB dengan target suara 50 persen, dan Pilkada Bupati Bojonegoro 2024 yang diusung dari PKB atau koalisi PKB dengan target suara 100 persen. Surat tersebut juga ditandatangani dan bermaterai 10.000.
Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro Nanang Dwi Cahyono memastikan bahwa surat pernyataan dukungan pemenangan pemilu 2024 mendatang adalah hoaks. Dirinya mengaku kaget menerima surat tersebut. “Saya pastikan yang membuat bukan saya. Kemudian tim saya minta membuat rilis bahwa surat tersebut hoaks,” ujarnya.
Nanang memohon kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan hal tersebut. “Situasi seperti saat ini tolonglah memikirkan masyarakat yang lebih luas, jangan dibuat gaduh karena sudah mendekati tahun pemilu,” tambahnya.
Sementara Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro Anna Mu’awanah menolak berkomentar dengan adanya surat dukungan pemenangan dirinya dan sejumlah kader PKB dalam pemilu 2024 mendatang. Saat diwawancarai, perempuan yang menjabat Bupati Bojonegoro itu hanya menyilangkan tangan. [lus/kun]







