Gresik (beritajatim.com) – Surabaya BIN Samator tak berkutik usai dikalahkan Jakarta LavAni Allo Bank 0-3 (20-25, 22-25, 16-25) di ajang lanjutan final four Proliga 2023 seri pertama di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Jumat (24/02/2023). Kemenangan tim milik Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi modal utama menghadapi laga berikutnya.
Asisten pelatih Jakarta LavAni Allo Bank, Samsul Djais menuturkan, kemenangan atas Surabaya BIN Samator sudah kami prediksi. “Kami sudah menyiapkan strategi menitikberatkan pada servis dan itu berhasil,” tuturnya.
Meski tidak diperkuat pemain asingnya Jorge Gonzales Garcia yang sedang flu berat, LavAni tetap tampil garang dan mendikte permainan Surabaya BIN Samator lewat serangan dari servis dan smes keras Fahri Septian, Boy Arnes, Leandro Martin, Hendra Kurniawan, dan Malizi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”proliga”]
Sementara Surabaya BIN Samator yang lebih banyak tertekan kesulitan mengembangkan strategi permainan. Rivam Nurmulki dkk lebih banyak menyerang dengan bola-bola terbuka yang beberapa kali terhadang blok lawan.
Permainan tim asal Surabaya itu semakin tidak berkembang pada set ketiga setelah mereka tertinggal dua set. LavAni terus merajalela menekan dan unggul jauh dalam pengumpulan angka. “Lawan kita sebenarnya bukan Samator, tapi Bhayangkara Presisi di laga berikutnya,” laga Samsul Djais.
Terkait dengan kekalahan ini, pelatih Surabaya BIN Samator, Ryan Masajedi mengakui kualitas lawan yang dihadapi memang lebih baik, tetapi laga ini juga menjadi pengalaman berharga untuk anak asuhnya. “Semoga laga berikutnya kami bisa bermain lebih baik,” ungkapnya.
Sedangkan kapten tim Surabaya BIN Samator Rivan Nurmulki menambahkan seluruh pemain sudah berusaha memberikan penampilan maksimal, tetapi memang permainan LavAni jauh lebih baik. “Kami bisa lolos final four saja sudah bersyukur, apalagi banyak pemain kami yang masih junior. Seperti Agil Angga, baru musim ini tampil penuh, sebelumnya cuma cadangan,” pungkasnya. [dny/kun]






