Bojonegoro (beritajatim.com) – Besok elemen suporter Persibo Bojonegoro rencananya akan menemui pihak Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro. Pertemuan tersebut untuk mencari solusi pengelolaan tim sepakbola kebanggaan warga Bojonegoro ke depan.
Koordinator Suporter Bojonegoro Bersatu Arif Setiawan mengatakan, pertemuan dengan Dinpora Bojonegoro sesuai instruksi Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto setelah pihak suporter meminta untuk bertemu. Pj Bupati memberikan tugas Dinpora Bojonegoro agar menyelesaikan permasalahan Persibo.
“Pak Adriyanto merespon dan memberikan tugas kepada Dinpora Bojonegoro untuk segera menyelesaikan masalah pengembalian Persibo Bojonegoro ke Pemkab Bojonegoro,” ujar Arif, Kamis (12/10/2023).
Pertemuan dengan Kepala Dinpora Bojonegoro dijadwalkan pada pukul 08.30 WIB. Dengan adanya rencana pertemuan tersebut, pihaknya berharap bisa menyelesaikan masalah dan manajemen segera mengembalikan Persibo ke Pemkab Bojonegoro.
“Karena dulu yang menunjuk manajemen Persibo Bojonegoro untuk mengelola juga Pemkab Bojonegoro,” urainya.
Berjalannya waktu, pihak suporter kecewa dengan pengelolaan yang dilakukan oleh pihak manajemen karena nol prestasi selama tujuh tahun terakhir. Bahkan, untuk persiapan kompetisi yang paling dekat, Liga 3 PSSI Jatim pihak manajemen belum melakukan persiapan.
“Penutupan pendaftaran tim Liga 3 tanggal 15 Oktober 2023. Waktunya semakin dekat tapi Manajemen Persibo Bojonegoro terkesan mengulur-ulur waktu menyerahkan Persibo ke Pemkab Bojonegoro,” pungkasnya.
BACA JUGA:
Suporter Pertanyakan Keabsahan Legalitas Persibo Bojonegoro
Sementara CEO Persibo Bojonegoro Abdulloh Umar saat ditemui di kantor DPRD Bojonegoro enggan memberikan komentar terkait persiapan manajemen Persibo menghadapi Liga 3 PSSI Jatim. Pihaknya hanya mengaku telah menyusun strategi, tapi menolak menjelaskan secara gamblang. “Tunggu waktunya, nanti kalau sudah waktunya saya jelaskan,” ungkapnya. [lus/but]






