Mojokerto (beritajatim.com) – Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto melakukan pengecekan sarana dan prasarana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Melalui fasilitas tersebut, Polres Mojokerto Kota berkomitmen ikut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota berjalan optimal.
SPPG yang berada di bawah pengelolaan mitra Polres Mojokerto Kota ini merupakan bagian dari program pemerintah Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres meninjau langsung kondisi bangunan, sarana pendukung, serta kesiapan operasional yang akan segera difungsikan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan SPPG di Pagerluyung telah mencapai 100 persen, dan kini memasuki tahap survei lapangan serta penentuan Kepala SPPG sebelum mulai beroperasi penuh.
“Alhamdulillah, sarana dan prasarana sudah rampung. Tahapan selanjutnya adalah survei lapangan dan penentuan kepala SPPG agar nantinya bisa segera beroperasi mendukung program Makan Bergizi Gratis,” ungkap AKBP Herdiawan, Kamis (23/10/2025).
Lebih lanjut, AKBP Herdiawan menegaskan bahwa kehadiran SPPG menjadi wujud nyata dukungan Polres Mojokerto Kota terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bergizi. Melalui fasilitas tersebut, Polres Mojokerto Kota berkomitmen ikut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota berjalan optimal.
Selain fokus pada peningkatan gizi anak sekolah, pembangunan SPPG juga memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. AKBP Herdiawan menyebut bahwa operasional SPPG akan melibatkan warga setempat sebagai tenaga kerja, sehingga memberi manfaat ganda bagi masyarakat.
“Selain bermanfaat bagi anak-anak sekolah, nantinya SPPG ini juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar,” imbuhnya.
Ia menambahkan, peran Polres Mojokerto Kota dalam program ini tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pendampingan dan pengelolaan kegiatan sosial serta kemanusiaan yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya para pelajar, benar-benar merasakan manfaat dari program ini. Polri akan terus hadir bukan hanya sebagai pelindung, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. [tin/aje]






