Gresik (beritajatim.com)– Usai membawa Gresik United (GU) lolos di babak Liga 3 Nasional. Ada kabar mengejutkan dari pelatih kepala Subangkit. Pelatih asal Pasuruan itu, memilih mundur dari kursi pelatih GU. Padahal, akhir bulan Januari 2022 sesuai jadwal Liga 3 Nasional dimulai.
Mundurnya mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut, dibenarkan oleh Manager GU Thoriqi Fajrin atau akrab dipanggil Kaji Ricky. Dirinya berterima kasih kepada Subangkit yang mampu membawa skuad laskar ‘Joko Samudro’ julukan GU lolos ke Liga 3 Nasional.
“Semoga coach Subangkit terus sukses dengan karirnya ke depan,” ujarnya, Minggu (9/01/2022).
Sebelum memilih mundur kata Kaji Ricky, dirinya menawari Subangkit sebagai Direktur Teknik (Dirtek) di jajaran pelatih GU. Namun, yang bersangkutan menolak menjadi jabatan itu.
“Hasil evaluasi, kami membutuhkan tenaga coach Subangkit lebih besar. Jadi kami mengangkatnya menjadi Dirtek,” katanya.
Ia menambahkan, ada beberapa hal kenapa manajemen GU mengangkat coach Subangkit jadi Dirtek. Pertama, hasil evaluasi di Liga 3 zona Jawa Timur. Pasalnya, GU hanya juara tiga.
“Kami punya target tinggi di Liga 3 zona Jawa Timur tapi kami finish di tempat ketiga,” imbuhnya.
Alasan kedua adalah kegagalan Gresik United U-17 di Piala Soeratin U-17. Dia melihat sosok Subangkit bisa menancapkan pondasi penting dalam struktur pembinaan GU jika diplot jadi dirtek.
“Coach Subangkit menolak tawaran kami dan memutuskan mundur. Kami pun sepakat mengakhiri kerja sama,” tutur Kaji Ricky.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik-united”]
Sementara, mantan pelatih GU Subangkit menyatakan dirinya berterima kasih kepada manajemen. Khususnya kepada Ultras Gresik dan seluruh masyarakat yang selama ini selalu memberi dukungan.
“Saya lebih baik mundur dan tidak menerima tawaran untuk duduk dijabatan dirtek di GU,” pungkasnya. (dny/ted)






