Gresik (beritajatim.com) – Laga uji coba antara Gresik United melawan Deltras FC berakhir seri 1-1. Laga ini digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (30/07/2022). Pertandingan yang dikemas friendly match itu berlangsung menarik dan keras. Tim Gresik United nyaris menundukkan Deltras FC di depan ribuan pendukungnya.
Gresik United unggul lebih dulu di menit ke 37 melalui striker Imam Witoyo. Sementara gol Deltras FC diciptakan oleh Wahyu Adi menit ke 79. Sejak kick off babak pertama dimulai, kedua kesebelasan langsung bermain menyerang. Peluang pertama didapat oleh tuan rumah Deltras melalui pemain belakangnya Angger. Sayang tendangan bebasnya melayang tinggi.
Terus ditekan, Gresik United mencoba bermain sabar. Pemain naturalisasi Sackie Do yang diturunkan pelatih Khusaeri, beberapa kali mengancam gawang Deltras. Tidak puas dengan lini tengah yang kerap kalah dengan pemain tengah Deltras, pelatih Khusaeri menurunkan pemain barunya, Dicky Kurniawan.
Pemain mungil ini masuk menggantikan Sackie Do. Hasilnya, di menit ke 37 Gresik United menjebol gawang Deltras melalui sundulan kepala Imam Witoyo yang memanfaatkan tendangan sudut. Memasuki babak kedua, Deltras yang tak ingin malu di depan pendukungnya sendiri, cukup mengendalikan permainan.
Beberapa kali tuan rumah mengancam gawang Gresik United yang dikawal Ali Budiardjo. Kepiawian kiper jangkung tersebut membuat pemain depan Deltras frustasi. Peluangnya banyak digagalkan di mulut gawang. Menit ke 76 pemain belakang Deltras Amabel diganjar kartu merah karena melanggar bek Gresik United Arya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik-united”]
Bermain 10 pemain, Deltras ganti lebih banyak ditekan pemain Gresik United. Terlalu asyik menyerang membuat pemain belakang tim asal Gresik, Akbar Arjuansyah dikartu merah karena melanggar pemain Deltras. Meski sama-sama bermain 10 pemain, kedua kesebelasan tetap bermain fight sampai babak kedua berakhir dengan hasil seri 1-1.
Asisten Pelatih Gresik United Agus Indra Kurniawan mengatakan, hasil laga uji coba secara skema sedikit lebih baik dari pertandingan semula. Dengan formasi 4-3-3 pola permainan lebih hidup. “Secara permainan ada progres meski hasilnya seri 1-1, sebenarnya kami bisa menang. Tapi karena ada blunder pemain belakang Deltras bisa cetak gol dan ini menjadi evaluasi untuk kedepannya,” katanya.
Sementara pelatih Deltras Ibnu Grahan menuturkan, dirinya cukup puas dengan hasil seri 1-1. Uji coba ini sebagai persiapan menjelang kompetisi Liga 2. “Gresik United memberi perlawanan sengit. Soal ada kartu merah tentunya jadi bahan evaluasi. Sebab, di tim kami rata-rata dihuni pemain muda,” tuturnya. [dny/suf]






