Ponorogo (beritajatim.com) – Bersama kita bisa. Slogan itu nampaknya sukses dipraktikkan di Kabupaten Ponorogo, tak kala beberapa instansi pemerintah bekerjasama dalam menurunkan angka stunting di bumi reog. Hasilnya, angka stunting untuk Kabupaten Ponorogo menurun sebesar 5,8 persen, sehingga kini diangka 14,2 persen. Penurunan angka stunting itu, bukan asal klaim pemerintah kabupaten (Pemkab) Ponorogo, namun merupakan hasil dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI). Survei tersebut dilakukan oleh ahli di bidangnya dengan indikator terukur yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.
Penurunan angka stunting di Ponorogo itu, bukan hanya kerja keras dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) saja. Namun, organisasi perangkat daerah (OPD) lain juga ikut terlibat. Seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPKP) serta OPD lainnya. Dengan angka penurunan yang bisa dikatakan menggembirakan itu, membuat Kabupaten Ponorogo menjadi wilayah urutan 8 terendah dari total 38 kabu/kota di Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk kasus stunting.
“Merasa bangga dengan pencapaian ini, dan saya yakin kualitas generasi Ponorogo ke depan lebih bagus,’’ kata Bupati Sugiri Sancoko, ditulis Selasa (07/02/2023).
Bupati Sugiri pun mengamini bahwa keberhasilan untuk menekan angka stunting ini, merupakan kerja keras bersama. Sebab, Presiden pun juga menginstruksikan perintah serupa. Yakni sebagaimana Peraturan Presiden (Perpres) nomor 72 tahun 2021. Dalam perpres itu, memberikan arahan bahwa penanganan stunting ditangani litas kementerian. Sehingga upaya bersama untuk penurunan stunting, juga berlaku di daerah-daerah.
“Terimakasih Dinkes dan seluruh OPD terkait yang telah bersinergi bersama untuk menekan angka stunting,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
Tak tanggung-tanggung ke depan, Kang Giri sapaan karib Bupati Sugiri Sancoko menargetkan penurunan angka stunting di Kabupaten Ponorogo di angka 7 persen. Dengan semakin kecil angka stunting, Sugiri meyakini bahwa Indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Ponorogo bisa meningkat.
“Artinya stunting ini juga erat hubungannya dengan IPM. Semakin kecil angka stunting, maka IPM akan meningkat,” pungkasnya. [end/but]






