Kediri (beritajatim.com) – Meski tingkat konsumsinya diprediksi meningkat, Pj Wali Kota Kediri Zanariah memastikan ketersediaan stok bahan bakar (BBM) dan gas elpiji (LPG) cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Lebaran 2024. Untuk itu, masyarakat Kota Kediri diminta tak khawatir.
“Insya Allah tidak ada gejolak. Kita sudah sadar diri. Siapa yang punya kebutuhan sesuai dengan kriteria,” kata Zanariah saat melakukan monitoring Gerakan Pangan Murah serentak Nasional di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kediri.
Untuk penyaluran gas elpiji subsidi, Zanariah mewanti-wanti agar tepat sasaran. Hanya masyarakat Kota Kediri sesuai kriteria yang berhak menerima elpiji 3 kg yang dibuktikan dengan KTP.
“Pakai KTP ya. Tidak boleh itu ngaku-ngaku yang bersubsidi. Untuk kebutuhannya fluktuatif, tetapi terpenuhi. Semoga yang tidak sesuai kriteria, tidak boleh,” tegas Zanariah.
Sementara itu, Pertamina melalui satgas RAFI 2024 memprediksi kenaikan konsumsi BBM pada momentum mudik Lebaran 2024. Konsumsi BBM gsoline, pertalite, pertamax dan turbo diperkirakan naik 10 persen. Sedangkan konsumsi gasoil produk solar, dexlite dan pertamina dex akan turun hingga 8 persen.
Pertamina telah menyiapkan 18 SPBU siaga yang standby melayani masyarakat Kota Kediri dan pemudik dari atau menuju Kota Kediri. Masing-masing SPBU memiliki ketahanan stok rata-rata 3 sampai dengan 4 hari.
Stok BBM di SPBU akan ditingkatkan sebagai buffer dan cadangan supply untuk pelayanan ke konsumen atau masyarakat melalui penambahan supply hingga 12 persen dibandingkan rata-rata harian normal.
Sedangkan gas LPG, Pertamina mensiagakan sebanyak 16 agen LPG, 2 SPBE serta 336 pangkalan siaga yang tersebar di seluruh Kota Kediri.
Sebagai informasi, ketahanan stok LPG antara 4 hingga 5 hari. Khusus untuk Satgas RAFI ini, Pertamina menambah supply stok LPG hingga 8 persen dari konsumsi normal harian rata-rata.
Selain itu, terdapat 3 depot BBM yang siap mensupply BBM di area Kota Kediri yaitu Depot ITS, Depot Malang dan Depot Madiun.
Jika ada masalah atau case terkait BBM atau LPG, Pertamina membuka layanan call center di nomor 135 yang standby selama 24 jam. Kemudian juga bisa menghubungi pekerja Pertamina. [nm/aje]






