Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua LOC Madura United FC, Mohammad Alwi meminta seluruh steward maupun pengamanan agar fokus menjamu Borneo FC, pada pekan ke-14 Liga 1 di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Minggu (1/10/2023) lusa.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya sangat tidak menginginkan insiden di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (24/9/2023) lalu. Justru kembali terulang dan terjadi di Pamekasan.
Sehingga pihaknya melakukan berbagai langkah antisipatif, guna menghindari insiden tersebut. Sekaligus komitmen memberikan pelayanan berupa keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak khususnya tim tamu.
“Untuk laga ini, kita sudah melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Salah satunya dengan melakukan koordinasi bersama pihak terkait, di antaranya Polres Pamekasan, hingga perwakilan suporter Madura Bersatu,” kata Mohammad Alwi, Jum’at (29/9/2023).
Baca Juga: Madura United Jamu Borneo FC di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan
Dari itu pihaknya mengimbau sekaligus meminta seluruh pihak untuk melakukan tugas sesuai fungsi. “Steward dan pengamanan yang lain tetap fokus, mulai kedatangan suporter sampai mereka meninggalkan stadion,” ungkapnya.
“Jadi (steward dan pengamanan) datang sebelum kedatangan suporter, dan tentunya harus pulang setelah suporter meninggalkan stadion,” tegasnya.
Laga antara Madura United menjamu Borneo FC, dijadwalkan kick off pukul 15:00 WIB. Kedua tim sama-sama memiliki peluang besar untuk bertahan maupun naik ke puncak klasemen.
Baca Juga: Pengamanan Ekstra Akan Diterapkan di Stadion Gelora Madura
Bagi Laskar Sape Kerrab, kemenangan tentunya menjadi target penting untuk mempertahankan puncak klasemen, terlebih mereka akan bertanding di hadapan pendukung sendiri.
Sementara Pesut Etam memiliki ambisi mencuri poin atau bahkan mengalahkan tim tuan rumah, guna merealisasikan target naik ke puncak klasemen, apalagi mereka hanya selisih 2 poin dari calon lawan yang akan dihadapi. [pin/ted]






