Surabaya (beritajatim.com) – Persaingan untuk menduduki kursi pelatih kepala Persebaya Surabaya musim 2025/2026 kian memanas. Dua nama yang mencuat kuat adalah Stefano Cugurra (Teco) dan Eduardo Perez. Keduanya memiliki rekam jejak yang impresif dan pengalaman mumpuni di kancah sepak bola Indonesia, sehingga manajemen Persebaya dikabarkan mempertimbangkan keduanya secara serius.
Kabar mengenai keterlibatan Eduardo Perez justru diungkap langsung oleh Teco, mantan pelatih Bali United yang kini berstatus bebas kontrak. Ia menyebut Persebaya sedang mengincar pelatih asal Spanyol yang pernah menjadi pelatih kiper Timnas Indonesia dan juga sempat menjabat asisten pelatih di Persija Jakarta.
“Manajemen Persebaya juga punya pilihan lain juga, saya tahu yang pelatih Spanyol, mantan pelatih kiper dari Timnas dan juga pernah sebagai asisten di Persija, sudah pernah lawan saya juga dan pernah di Sleman juga,” ujar Teco, Senin (26/5/2025).
Meskipun mengungkap nama pesaingnya, Teco tetap optimistis dengan peluangnya. Ia menyatakan siap kembali ke dunia kepelatihan Liga 1 dan membuka pintu untuk klub mana pun, termasuk Persebaya Surabaya.
“Kontrak saya dengan Bali United sudah selesai. Saya free, dan saat ini sedang mencari klub baru,” jelasnya.
Eduardo Perez sendiri bukan wajah asing di sepak bola nasional. Selain dikenal sebagai pelatih kiper era Luis Milla di Timnas Indonesia, ia juga pernah menjadi bagian dari Persija Jakarta dan pelatih kepala di PSS Sleman. Pengalaman lintas tim dan level ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi pelatih asal Spanyol tersebut.
Kini, keputusan akhir berada di tangan manajemen Persebaya. Siapa pun yang terpilih, baik Teco dengan catatan juara bersama Persija dan Bali United, maupun Eduardo Perez dengan pengalamannya di timnas dan klub, sama-sama membawa kualitas yang dapat mengangkat prestasi Bajol Ijo di musim mendatang. [way/beq]






