Surabaya (beritajatim.com) – Lembaga riset akan menjadi salah satu lembaga yang semakin banyak dibutuhkan dalam dunia bisnis hingga industri. Peluang induatri riset kini patut diperhitungkan mengingat lembaga riset mash terbatas jumlah dan jangkauannya.
Komisaris Perusahaan Konsultan Statistik PT Cemerlang Statistika Indonesia (StatsMe) Satria Wicaksono ,S.E,M.EC.DEV.MAPPI(CERT) melihat peluang besar industri riset di Indonesia. Di Indonesia belum banyak perusahaan yang fokus data riset dan lembaga riset yang diakui. Padahal data riset sangat diperlukan sebelum melakukan action plan dalam bentuk apapun..
“Inilah tantangannya. Data riset masih dianggap sebelah mata dan dianggap mahal, terutama perusahaan swasta. Padahal ekspansi berbasis riset sangat perlu dan bisa dipertanggungjawabkan. Sementara sumber data di Indonesia minim sekali,” jelasnya disela perayaan hari jadinya Statsme yang ke enam di Vasa Hotel, Sabtu 11 Maret 2023.
Satria Wicaksono menambahkan target StatsMe 10 tahun ke depan menjadi lembaga riset yang diakui dengan sumber daya yang dimiliki dan rencana ekspansi yang dilakukan. Rencananya StatsMe tahun ini akan melebarkan cabangnya dengan membuka cabang di Jawa Barat dan Indonesia Timur. Dalam beberapa tahun kedepan Statsme akan berkembang dan mempunyai cabang di seluruh Indonesia.
“Saat ini klien StatsMe paling banyak di pemerintahan. Kalau di swasta masih mulai dibangun kepercayaan dan baru 20 persen saja. StatsMe siap kolaborasi data dengan berbagai industri, seperti property, notaries, hotel, ritel, UMKM dan lainlain sehingga mampu mendapatkan data yang baik dan diperlukan,” jelas Satria.
Sementara Lussi Agustin, S.Stat. MK.P direktur StatsMe bersyukur dengan perjalanan sampai enam tahun dengan penuh tantangan persaingan yang makin ketat. Dan StatsMe sendiri diisi rata-rata orang pintar dibidang statistic.
“StatsMe selama ini mengkader orang-orang muda yang memiliki kapasitas sebagai periset handal. Tidak hanya di kota besar, ternyata di kota kecil banyak potensil. Seperti di daerah Mojokerto, Depok dan juga rencana ekspansi dua cabang di Jabar dan Intim. Untuk loasi persisnya masih dalam tahap perencanaan dan survey,” tegas Lussi.
Diakui Lussi StatsMe sudah bekerjasaama dengan pemerintahan di Jatim lebih dari 50 persen. Mula Bappeda, Pemd, pemkot dan sejumlah dinas terkait. Mereka sangat bergantung dengan hsil data riset sebelum melakukan perencanaan pembangunan.
“Bagi StatsMe peluang untuk memperkuat posisinya menjadi perusahaan riset yang diakui,” jelas Lussi.
Terkait perjalanan enam tahun StatsMe Lussi mengatakan perayaan kali ini memiliki tema “6row Together”. Semangat tersebut menyiratkan makna dan harapan bahwa segenap team Statsme akan terus bekerja keras untuk bisa tumbuh bersama tidak hanya internal tapi juga eksternal yaitu bersama masyarakat.
“Harapannya di ulang tahun ke 6 ini statsme bisa lebih memberikan manfaat ke masyarakat luas dan bisa dirasakan langsung di setiap kegiatannya,” ujar Lussi Agustin.
Perayaan ulang tahun dilaksanakan di Vasa Hotel, Surabaya, Sabtu (11/3/2023) lalu. Turut mengundang anak-anak dari Panti Asuhan Al Mu’min untuk ikut merayakan bersama.[rea]






