Lamongan (beritajatim.com) – Stadion Surajaya Lamongan disatroni maling. Sejumlah fasilitas penting penunjang operasional stadion pun raib.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kerugian akibat pencurian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Kita sudah melaporkan ke Polres, karena ini menjadi atensi kita. Ini adalah aset bersama, milik bersama, mohon untuk selalu dijaga, karena Stadion Surajaya juga menjadi bagian dari sarana prasarana kita bersama,” kata Erwin, Kamis (25/9/2025).
Erwin mengungkapkan, pebcurian tersebut diperkirakan terjadi Rabu (24/9/2025) dini hari. Beberapa barang yang hilang di antaranya kabel genset, kabel lampu penerangan lapangan, hingga DVR CCTV.
Erwin menambahkan, meski ada CCTV, sebagian perangkat dalam kondisi mati karena sebelumnya sambungan diputus. Kondisi ini memudahkan pelaku melancarkan aksinya.
“Cctv ada yang nyala dan ada yan tidak, karena sudah tahu (kondisi di stadion) dan (sambungannya) diputus,” tuturnya.
Situasi ini membuat pihak pengelola stadion yang menjadi markas Persela Lamongan itu harus mengambil langkah darurat, karena Senin 29 September mendatang, Persela akan menjamu Persiku Kudus di Stadion Surajaya.
“Sebagai pengelola Stadion Surajaya, akan kita upayakan. Entah nanti kita sewa atau kita lakukan pengadaan,” ujarnya. (fak/ian)






