Kediri (beritajatim.com) – PT Sriboga Flour Mill gelar Grand Baking Demo kepada 200 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kediri. Dengan mengambil tema ‘Tradisi Boga Nusantara Kekinian’ grand baking demo ini berlangsung di Hotel Insumo Palaces, Kediri
Panca Indria Pristiawan, selaku Service & Empowerment Manager PT Sriboga Floyr Mill mengatakan, kegiatan ini dipicu oleh semakin meningkatnya kebutuhan pangan inovatif yang dicari oleh konsumen.
“PT Sriboga Flour Mill sebagai produsen Tepung Terigu menjaga komitmennya menjadi mitra terbaik untuk para UKM, pelaku bisnis, dan industri tertantang untuk mengedukasi inovasi-inovasi resep terbaik,” kata Panca Indria Pristiawna.
Grand baking demo di tahun 2022 ini akan diselenggarakan di 11 kota dan Kediri adalah kota ke 8. Mengangkat tema Tradisi Boga Nusantara Kekinian dengan memberikan inovasi resep makanan khas dari kota – kota diselenggarakannya event untuk membantu para pelaku usaha berinovasi resep dari menu-menu nusantara.
Grand baking demo ini diselenggarakan oleh tim Sriboga Customer Center (SCC) yang memiliki chef chef handal, serta bekerja sama dengan perusahaan ingredient seperti Filma, Emina Cheese dan lain sebagainya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kota-Kediri”]”Didukung pula oleh IPMI sebagai narasumber talkshow yang akan memberikan edukasi tentang umur simpan produk (shelf life),” tambah Panca Indria Pristiawan.
Tradisi Boga Nusantara Kekinian di Kediri ini didemokan oleh 4 Chef handal yaitu Chef Denny Panca (dari SCC Surabaya), Chef Desy (dari SCC SCC Semarang), Chef Garry (dari Filma).
Kemudian Chef Dicky (dari Emina Cheese) dengan resep antara lain: Mooncake gethuk pisang, Roti durian keju, Latopia brownies, Salt caramel cookies, Emina red velvet roll cake, Cinnamon roller oatmeal & Chia seed cookies.
Dalam grand baking demo ini, Sriboga juga memperkenalkan produk tepung terigu unggulan yang kita sebut produk Super Premium. Ada 4 merek yaitu Hime untuk roti, Double Zero untuk pastry, Ninja untuk cookies, dan Yokozuna untuk cake dengan kemasan 25kg, maupun 1kg. Produk-produk ini akan menciptakan produk dengan kualitas super dan bisa meningkatkan nilai penjualan.
Masih menurut Panca, even ini sebagai bentuk kepedulian Sriboga kepada pelaku UMKM. Terlebih, kini mereka tengah dihadapkan pada situasi ekonomi ‘yang tidak baik-baik saja’. Ada pelaku UMKM yang sudah mulai mengurangi produksinya, bahkan, terpaksa berhenti sementara, karena harga bahan produksi yang meningkat.
Masih kata Panca, selama ini Sriboga juga melakukan beberapa hal. Diantaranya, menggelar seminar untuk membantu memperluas pasar UMKM, juga menggelar forum yang lebih kecil di tingkat toko dan paguyuban serta bekerjasama dengan berbagai instansi mulai, lembaga pendidikan, institusi pemerintahan, hingga BUMN. [nm/kun]

as a preferred source on Google




