Surabaya (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surabaya menilai Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan suplemen pendidikan yang tepat bagi para pelajar di Kota Pahlawan. Program tersebut disalurkan oleh Anggota DPR RI Komisi X Puti Guntur Soekarno.
Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Achmad Hidayat mengatakan bahwa bantuan PIP tersebut merupakan wujud kepedulian PDIP terhadap pendidikan masyarakat. Apalagi, katanya, pendidikan merupakan salah satu pemutus mata rantai kemiskinan.
“Pendidikan merupakan pemutus mata rantai kemiskinan. Dengan segala daya upaya kita perjuangkan bersama PIP yang nantinya dapat dipergunakan untuk mendukung keperluan pendidikan seperti membeli perlengkapan sekolah atau buku,” kata Achmad Hidayat saat sosialisasi PIP di Kecamatan Krembangan yang di hadiri puluhan orang tua murid penerima manfaat program tersebut, Kamis (28/7/2022).
Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya, Khusnul Khotimah mengungkapkan bahwa program pendidikan akan menjadi prioritas untuk generasi unggul yang berkompeten dan berkualitas. Dia menegaskan akan mengawal program pendidikan di Kota Surabaya.
“Berbagai program akan kita kawal. Kalau di tingkat kota ada pemberian seragam gratis bagi MBR. Jadi saling melengkapi,” kata Ketua Komisi D DPRD Surabaya ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pdip-surabaya”]
Hariaji Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Krembangan menyampaikan agar penggunaan PIP tidak disalahgunakan dan orang tua turut berpartisipasi melakukan pendidikan karakter sebagai pelengkap pendidikan formal di sekolah.
“Kita harus kawal agar penggunaan beasiswa sesuai dengan peruntukannya,” tegasnya.
Besaran beasiswa melalui PIP tersebut untuk tingkat SD mendapatkan Rp450 ribu per tahun, Kemudian Rp750 ribu untuk pelajar SMP, dan Rp1 juta untuk pelajar SMA/SMK. Beasiswa tersebut langsung dikirim ke rekening pribadi masing-masing.[asg/ted]






