Jombang (beritajatim.com) – Video viral berisi oknum pejabat di Dinas P dan K (Pendidikan dan Kebudayaan) berbuat tak senonoh dengan Wanita di ruang kerja, mendapat tanggapan dari Pj (Penjabat) Bupati Jombang Teguh Narutomo.
Atas kasus tersebut, Teguh meminta agar pihak yang merasa dirugikan untuk melapor (polisi). Pasalnya, pihak berwajib yang memiliki wewenang menangani masalah itu. “Harus dilaporkan dulu ke Reskrim, itu benar apa tidak,” kata Teguh usai menghadiri pelantikan anggota DPRD Jombang 2024-2029.
Teguh mengatakan bahwa dirinya belum melakukan pengecekan terakit video viral tersebut. Karena hingga saat ini tidak pihak yang berkeberatan. “Nah, kalua tidak ada pihak yang berkeberatan, saya mengecek juga untuk apa,” lanjutnya.
Apakah akan memanggil menjatuhkan sanksi untuk oknum pejabat tersebut? “Bagaiaman kita memberikan sanksi kalau tidak ada yang keberatan. Selama tidak ada yang mempermasalahkan, saya juga tidak bisa mempermasalahkan,” katanya.
Sebelunya, pasangan sejoli yang diduga pejabat tinggi di Dinas P dan K (Pendidikan dan Kebudayaan) Kabupaten Jombang berbuat tak senonoh ruang kerja. Aksi keduanya terekan CCTV dan viral di media sosial sejak dua hari terakhir ini.
Sejumlah video tersebut diposting ke facebook oleh akun @siska s pada 12 Agustus 2024. Rekaman CCTV itu tertanggal 30 Juli 2024 dengan durasi 4 menit 18 detik. Satu video lagi dengan durasi 2 menit 19 detik.
Dalam video tersebut menunjukkan seorang pria dan wanita berpakaian dinas warna coklat. Keduanya tampak bermesraan, berpegangan tangan, berpelukan, beberapa kali. Wanita berjilbab itu kemudian keluar ruangan, namun tak lama berselang masuk lagi.
Dalam video itu juga terlihat pria duduk di sofa ruangan. Si Wanita juga duduk. Selanjutnya, pria tersebut menarik Wanita dan membenamkannya di dada si pria. Video lainnya, sejoli tersebut mengenakan seragam warna putih. Lagi-lagi mereka bermesraan di ruangan tersebut.
Sejumkah wartawan mendatangi Dinas P dan K Jombang untuk mengkonfirmasi viralnya video tersebut. Hanya saja, Kepala Dinas P dan K Senen dan Sekretris Dian Yunita tidak ada di tempat. “Bapak sejak pagi sudah keluar, ada rapat. Bu Sekdin (Sekretaris Dinas) juga,” kata salah satu staf di kantor yang berada di Jl Pattimura Jombang ini.
Begitu juga ketika keduanya dihubungi melalui ponselnya. Ditelepun tak diangkat, sedangkan dihubungi melalu pesan WA (WhatApps) tak berbalas. Hanya centang hitam. [suf]






