Sleman (beritajatim.com) – Kesehatan menjadi prioritas terpenting dalam membangun generasi berkualitas di sebuah daerah. Artinya peningkatan derajat kesehatan memegang peranan penting bagi kemajuan daerah tersebut.
Untuk itu pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama dalam membangun generasi berkualitas. Paham akan hal ini Pemkab Sleman memberikan beasiswa senilai total Rp 727 juta kepada puluhan mahasiswa Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) yang seluruhnya berasal dari jurusan kesehatan.
Beasiswa bagi calon tenaga kesehatan (nakes) ini merupakan jaring pengamanan sosial diberikan kepada 97 mahasiswa Unisa yang berasal dari keluarga miskin dan rentan miskin.
Kepala Dinas Sosial Sleman, Mustadi, Rabu (11/10/2023), menuturkan, beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin. Pada kesempatan ini, diserahkan total bantuan sebanyak Rp 727.500.000.
Penerima bantuan merupakan mahasiswa yang berasal dari jurusan psikologi, fisioterapi, gizi, kebidanan, keperawatan, radiologi, teknologi laboratorium medis, dan bioteknologi.
BACA JUGA:
Pemkab Sidoarjo Launching 10 Ribu Beasiswa Pendidikan Tinggi
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu teman-teman mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Dengan begitu, monggo beasiswa ini untuk dimanfaatkan sebaik mungkin terutama dalam meraih cita-cita,” jelas Mustadi.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyambut baik penyerahan beasiswa kepada mahasiswa Unisa. Bupati menyebut, penerima manfaat merupakan generasi pilihan yang berhasil terpilih diterima sebagai mahasiswa Unisa.
Bupati mengatakan, pendidikan merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan. Dengan demikian, Bupati berharap bantuan yang diberikan dapat membantu mahasiswa meraih masa depan yang lebih baik sekaligus mengangkat derajat keluarga.
BACA JUGA:
Cerita Anak Buruh Serabutan Asal Bojonegoro Raih Beasiswa di UM Surabaya
“Kepada anak-anakku saya ucapkan selamat atas penerimaan beasiswa ini. Mari buktikan bahwa kalian memiliki kualitas dan kapasitas yang lebih baik dan pantas untuk menerima beasiswa Sleman Pintar,” kata Bupati.
Kepada mahasiswa, bupati memberikan pesan agar menggali ilmu seluas-luasnya dan dari berbagai tempat. Kustini memberikan arahan agar mahasiswa dapat aktif berorganisasi dan ikut terjun melakukan pengabdian kepada masyarakat.
Sehingga, diharapkan mahasiswa Sleman tidak hanya cerdas dari segi akademis namun juga memiliki jiwa kepedulian sesama yang tinggi. [aje/suf]






