Surabaya (beritajatim.com) – Universal Pictures akan segera merilis film terbarunya, yakni Film House of Gucci pada 26 November. Film ini menjadi salah satu film yang ditunggu-tunggu.
Lantaran kisahnya yang diangkat dari peristiwa nyata pembunuhan pewaris tunggal kekayaan Gucci, Maurizio Gucci, pada tahun 1995. Ditambah lagi dengan pemeran utamanya yang dibintangi oleh penyanyi kenamaan, Lady Gaga dan juga Adam Driver.
House of Gucci adalah sebuah film tentang dunia mode, pengkhianatan, balas dendam, cinta, kekuasaan dan pembunhan yang diadaptasi dari buku karya Sara Gay Forden berjudul House of Gucci, A Sensational Story of Murder, Madness, Glamour, and Greed (2001).
Dalam buku tersebut, diceritakan bagaimana peristiwa pembunuhan pengusaha Italia dan kepala rumah mode Gucci, Maurizio Gucci terjadi. Yang mana peristiwa keji tersebut dilakukan oleh sang istri, Patrizia Reggiani. Tentu saja hal ini menggekran industri fashion pada masanya.
Dalam film, digambarkan bahwa Maurizio disergap dan dibunuh saat sedang memasuki kantornya. Ia pun tewas dengan tiga tembakan di punggung dan satu di kepalanya. Insiden tersebut juga memiliki saksi mata, Giuseppe, satpam di kantor Gucci.
Kantor kepolisian Milan yang menyelidiki kasus tersebut turut memeriksa Patrizia Reggiani sebagai tersangka utama, namun sayang bukti yang kurang membuat wanita tersebut terpaksa dilepaskan. Butuh waktu dua tahun sampai akhirnya sang istri tertangkap dengan bukti yang sudah kuat. Proses persidangan tak mudah, dipenuhi dengan drama yang menggemparkan dunia.
Film yang disutradarai oleh Ridley Scott ini tak hanya mengisahkan bagaimana kepala rumah mode Gucci tersebut bisa tewas. Namun juga teka-teki dibaliknya, serta bagaimana keruntuhan dan kebangkitan dari rumah mode Gucci setelah peristiwa mengerikan tersebut.
Tak hanya dibintangi oleh Lady Gaga sebagai Patricia Reggiani dan Adam Driver sebagai Maurizio Gucci, film biografi bergenre criminal juga diramaikan oleh Jared Leto, Jeremy Irons, Salma Hayek, dan Al Pacino.
Sementara itu, film House of Gucci sendiri sempat menuai kritik keras dari keluarga Gucci. Patrizia Gucci, keturunan dari pendiri Guccio Gucci mengatakan kepada The Associated Press, bahwa ia benar-benar kecewa dengan film tersebut dan dia berbicara atas nama keluarganya.
“Mereka mencuri identitas sebuah keluarga untuk mendapatkan keuntungan, untuk meningkatkan pendapatan Hollywood. Keluarga kami memiliki identitas dan privasi. Kita bisa membicarakan segalanya. Tapi, seharusnya ada garis batas yang tidak bisa dilewati begitu saja,” ucapnya.
Bagi kalian penggemar film criminal, House of Gucci sepertinya wajib masuk dalam daftar tontonan di minggu depan. [mnd/tur]






