Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu rekomendasi film bertemakan Natal yang cocok ditonton untuk menyambut tanggal 25 Desember nanti adalah Falling For Christmas.
Bisa ditonton melalui Netflix, film yang rilis pada 10 November 2022 ini digarap oleh sutradara Janeen Damian dalam debut penyutradaraannya dari sebuah skenario oleh Jeff Bonnett dan Ron Oliver.
Brad Krevoy dan Michael Damian juga berperan sebagai produser film tersebut, yang pertama kali diumumkan pada Mei 2021 dan mulai diproduksi di Utah pada November 2021.
Menariknya lagi, melalui film ini kalian akan melihat aksi comeback-nya Lindsay Lohan ke layar lebar dan langsung menjadi pemeran utama. Ia akan beradu akting dengan beberapa bintang Hollywood lainnya, yakni Chord Overstreet, George Young, Olivia Perez, Bus Riley, dan masih banyak lagi. Semenjak perilisannya, “Falling For Christmas” telah menuai berbagai ulasan positif hingga negative dari para kritikus.
Sebelum menontonnya, ada baiknya kalian simak terlebih dahulu synopsis dari “Falling For Christmas” ini.
[berita-terkait number=”5″ tag=”film”]
Sinopsis Film Falling For Christmas
Berdurasi 1 jam 33 menit, film ini bercerita tentang seorang wanita muda bernama Sierra. Ia merupakan pewaris hotel yang baru saja bertunangan bersama kekasihnya, Tad. Hidup bergelimang harta membuat ia menjadi sosok yang manja dipenuhi kemewahan.
Suatu hari, ia dan Tad pergi bermain ski di sebuah bukit. Mereka memiliki hari yang menyenangkan sampai tiba – tiba cuaca berubah menjadi buruk. Angin bertiup dengan kencang membuat Sierra terdorong dan terjatuh dari bukit tersebut.
Ia yang pingsan pun ditemukan oleh warga yang tinggal di desa dekat tempat dirinya terjatuh. Saat dibawa ke rumah sakit, Sierra rupanya kehilangan ingatan hingga ia tak mengenali namanya sendiri. Lantaran tidak tahu harus berbuat apa, seorang pria bernama Jake menawari Sierra untuk tinggal di pondok miliknya untuk sementara waktu, setidaknya Sierra mengingat siapa dirinya.
Kehidupan Sierra pun berubah drastis saat tinggal di pondok tersebut. Alih – alih tinggal secara gratis, Sierra harus mengerjakan segala pekerjaan rumah sebagai gantinya, termasuk pekerjaan – pekerjaan berat yang tidak pernah ia lakoni. Padahal, selama hidupnya ia memiliki banyak pelayan yang akan melayaninya dan membereskan semua untuknya.
Meski begitu, tak bisa dipungkiri bahwa Sierra mendapat banyak pelajaran – pelajaran baru selama tinggal di pondok tersebut. Yang tentunya mengubah pikiran dan pandangan Sierra akan hidup ini.
Lantas, apakah Sierra akan kembali mengingat siapa dirinya sebenarnya? Atau mungkinkah ia sudah terlanjur nyaman dengan kehidupannya yang baru? Untuk mendapatkan jawabannya, tonton “Falling For Christmas” melalui platform Netflix sembari merayakan Hari Natal bersama keluarga. (mnd/nap)






