Malang (beritajatim.com) – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRODI) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB UNISMA) menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian masyarakat. Melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, mereka menggelar pendampingan intensif serta simulasi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa SMK Mutiara Harapan Lawang pada Selasa (14/4/2026) lalu.
Kegiatan ini merupakan implementasi konkret dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang melibatkan sinergitas lintas generasi di lingkungan kampus. Mahasiswa tidak sekadar menjadi pelaksana teknis, tetapi juga berperan sebagai fasilitator pembelajaran aplikatif yang membantu siswa SMK membedah kerumitan siklus akuntansi.
Tim HIMAPRODI Akuntansi FEB Unisma menyiapkan instrumen simulasi berupa soal komprehensif yang mencakup seluruh siklus akuntansi perusahaan dagang. Penyusunan materi ini dilakukan di bawah supervisi ketat para dosen agar sesuai dengan standar nasional UKK yang berlaku.
Dalam sesi simulasi, siswa diberikan tantangan untuk menyelesaikan soal secara mandiri selama 90 menit. Durasi ini dirancang untuk melatih manajemen waktu siswa. Pasca pengerjaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembahasan mendalam guna memastikan setiap peserta memahami logika akuntansi di balik setiap transaksi.
Ketua HIMAPRODI Akuntansi, Salwa, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya mengejar penguasaan materi akademik, tetapi juga kesiapan mental peserta didik.
“Metode yang kami gunakan sangat interaktif, menggabungkan praktik langsung, pemaparan materi, hingga diskusi terbuka. Kami ingin siswa memiliki gambaran nyata tentang ujian yang akan mereka hadapi sehingga kepercayaan diri mereka meningkat,” ujarnya pada beritajatim.com, Jumat (17/4/2026).
Dosen pembimbing kegiatan, Dr. Dewi Diah Fakhriyyah, menambahkan bahwa simulasi ini krusial untuk memetakan kemampuan siswa sebelum terjun ke ujian yang sebenarnya. Menurutnya, dengan memahami tingkat kesulitan soal sejak dini, siswa dapat melakukan persiapan yang lebih terukur.
Di sisi lain, program ini membawa dampak positif bagi internal FEB UNISMA. Selain mengasah soft skills mahasiswa dalam hal problem solving dan manajemen waktu, kegiatan ini menjadi poin penting dalam pemenuhan standar akreditasi program studi.
“Kegiatan pengabdian ini berkontribusi langsung pada penilaian Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA), khususnya pada aspek luaran pengabdian masyarakat, keterlibatan aktif mahasiswa, serta penguatan kemitraan dengan institusi eksternal,” urai Dr. Dewi.
Pihak SMK Mutiara Harapan Lawang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Bantuan pendampingan dari perguruan tinggi dinilai sangat membantu sekolah dalam mematangkan persiapan siswa menjelang kelulusan. Pihak sekolah berharap kolaborasi ini dapat berlanjut dalam program-program edukatif lainnya di masa depan. (dan/but)






