Magetan (beritajatim.com) – SiLPA APBD Magetan mencapai Rp 233 miliar. Data tersebut masih atas perhitungan sementara dan menanti hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD dengan Agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Magetan Tahun 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Magetan, Kamis (16/3/2023).
Ketua DPRD Magetan Sujatno mengatakan jumlah angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) senilai Rp 233 miliar masih tinggi. Pihaknya melalui panitia khusus akan menelisik apakah SiLPA tersebut dari efisiensi atau karena memang ada kendala dalam penyerapannya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-magetan”]
“Kami akan cek dalam 30 hari setelah penyerahan LKPJ hari ini. Yang jelas bisa jadi banyak faktor. Apakah ada kendala dalam pelaksanaan anggaran atau karena ada efisiensi. Karena sejumlah itu masih tinggi ya,” kata legislator PDI Perjuangan itu.
Dibandingkan SiLPA tahun 2021, jumlah itu sudah mengalami penurunan. SiLPA tahun 2021 mencapai Rp 363 miliar dan mengundang perhatian dari parlemen setempat.
Dari Pansus, Sujatno mengatakan bakal menyampaikan hasilnya sesegera mungkin. Lantaran, analisis SiLPA harus dilakukan dari perencanaannya. “Semua bermula dari perencanaannya ya. Karena bisa jadi perencanaannya yang masih ada kekeliruan. Selain itu, apakah ada pula efisiensi yang bisa dilakukan sehingga anggarannya masih sisa,” kata Sujatno.
Diketahui, sebagaimana pasal 149 UU nomor 2 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) bahwa, dalam hal SiLPA daerah tinggi dan kinerja layanan tinggi, SiLPA dapat diinvestasikan dan/atau digunakan untuk pembentukan dana abadi daerah dengan memperhatikan kebutuhan yang menjadi prioritas daerah yang harus dipenuhi.
Dalam ayat selanjutnya disebutkan bahwa, dalam hal SiLPA daerah tinggi dan kinerja layanan rendah, pemerintah daerah dapat mengarahkan penggunaan SiLPA dimaksud untuk belanja infrastruktur pelayanan publik daerah yang berorientasi pada pembangunan ekonomi daerah. (fiq/kun)






