Jakarta (beritajatim.com) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), sebagai pemimpin industri semen nasional yang menguasai lebih dari 50 persen pangsa pasar, terus berinovasi dalam mendukung operasionalnya yang luas, mencakup seluruh wilayah Indonesia dan Vietnam.
Untuk memenuhi kebutuhan teknologi yang kuat dan fleksibel, SIG telah mempercepat transformasi dengan bermitra bersama Amazon Web Services (AWS) dalam memanfaatkan komputasi awan atau cloud computing.
Senior Vice President of Group Head Information & Communication Technology SIG Anindio Daneswara menjelaskan bahwa kehadiran teknologi cloud membantu SIG meningkatkan keunggulan operasional dan efisiensi keuangan perusahaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri semen saat ini.
“SIG memiliki spektrum operasional yang sangat luas yang didukung ratusan sistem dan aplikasi, termasuk ERP (Enterprise Resource Planning) dan aplikasi khusus yang bersifat kritikal, sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur teknologi yang memadai. Pemanfaatan teknologi cloud diharapkan dapat meningkatkan keandalan dan fleksibilitas dari sistem teknologi informasi dan komunikasi SIG guna menangani kompleksitas dan skala operasional Perusahaan,” kata Anindio Daneswara pada kegiatan AWS Cloud Day Indonesia yang berlangsung di Ritz Carlton Hotel Pacific Place Grand Ballroom, Jakarta, Selasa (26/9/2023).
BACA JUGA:
SIG dan Semen Padang Sabet Subroto Award 2023 dari Kementerian ESDM
Teknologi cloud juga mendukung SIG dalam menghadirkan ketersediaan data dan analitik yang memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan perusahaan. Data dan analitik yang andal dapat digunakan oleh manajemen SIG di semua aspek operasional.
Hal ini dimungkinkan oleh keunggulan teknologi cloud dalam pemrosesan dan penyimpanan data serta fondasi dasar bagi penggunaan data analytics dan kecerdasan buatan (AI) di perusahaan.
Anindio Daneswara menekankan bahwa sebagian besar sistem aplikasi kritikal di SIG telah beralih ke teknologi cloud pada awal tahun 2022.
BACA JUGA:
SIG Raih Empat Penghargaan Good Mining Practice 2023 dari Kementerian ESDM
Pada tahun yang sama, SIG berhasil mengimplementasikan platform analitik big data yang menjadi sumber informasi kredibel untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen.
Perpindahan dari on-premise ke teknologi cloud diperkirakan meningkatkan kecepatan pemrosesan data hingga 1,6 kali dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya komputasi sebesar 20 persen. Dengan biaya yang lebih efisien, SIG memiliki potensi untuk mengurangi biaya operasional hingga 30-40 persen. [beq]






