Sidoarjo (beritajatim.com) – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) pekerjaan pemeliharaan jalan di ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, dengan menyoroti kualitas aspal sekaligus sistem drainase yang dinilai berpotensi memicu banjir.
Dalam sidak tersebut, Mimik Idayana berdialog langsung dengan satgas jalan dari Dinas PUBMSDA Sidoarjo untuk memastikan spesifikasi pekerjaan sesuai standar.
Ia menegaskan bahwa ketebalan lapisan aspal telah memenuhi ketentuan, yakni mulai dari 3 sentimeter dengan material batu gragal, lapen, dan aspal hotmix. Meski demikian, ia mengingatkan agar kualitas pekerjaan tidak dikurangi karena akan berdampak pada ketahanan jalan.
“Saya harap dalam perbaikan jalan, sesuai standart tidak boleh di kurangi spesifikasinya,” katanya.
Selain kualitas jalan, Mimik juga menyoroti kondisi drainase yang dinilai belum optimal. Ia menemukan sejumlah saluran air yang tertutup urukan dan pengecoran tanpa mempertimbangkan aliran air.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menghambat aliran air dan memicu genangan hingga banjir saat hujan turun.
Ia meminta pemerintah desa dan pihak terkait untuk lebih serius dalam merencanakan pembangunan infrastruktur, khususnya terkait sistem drainase. Pembangunan jalan, menurutnya, harus terintegrasi dengan perencanaan saluran air.
Wabup juga menegaskan bahwa penanganan drainase harus menjadi prioritas utama, karena pembangunan jalan tidak akan efektif jika persoalan banjir belum terselesaikan.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menutup saluran air secara sembarangan karena dapat memperparah kondisi banjir. Ia menambahkan, pembangunan tetap diperbolehkan selama dilengkapi dengan bak kontrol untuk memudahkan perawatan saluran.
Mimik Idayana juga meminta dilakukan evaluasi terhadap ketinggian jalan dengan perhitungan matang agar tidak berdampak pada rumah warga di sekitarnya.
“Sidak ini kami lakukan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur sekaligus mengatasi persoalan banjir. Saya berharap melalui perencanaan yang terintegrasi dan pengawasan yang ketat, pembangunan jalan ke depan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” imbuhnya. [isa/beq]






