Surabaya (beritajatim.com) – Masyarakat di wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Pacitan diimbau untuk membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas pada Jumat, 14 Maret 2025. Berdasarkan laporan BMKG Juanda, cuaca di ketiga daerah tersebut diprediksi akan mengalami hujan ringan di pagi hari, sebelum akhirnya langit didominasi awan hingga malam.
Menurut prakirawan Oky Sukma Hakim, S.Tr., kondisi cuaca di Kota Madiun akan dimulai dengan hujan ringan pada pukul 06.00 WIB. Setelah itu, langit akan berawan dari siang hingga malam.
“Suhu di Kota Madiun diperkirakan berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara mencapai 97 persen pada titik tertinggi,” ujarnya pada Kamis (13/3). Kecepatan angin di wilayah ini berasal dari arah Timur dengan kecepatan 26,1 km/jam.
Sementara itu, Kabupaten Madiun akan mengalami pola cuaca yang hampir sama dengan Kota Madiun. Hujan ringan diprediksi turun pada pagi hari, disusul cuaca berawan hingga malam. Suhu di daerah ini sedikit lebih rendah, dengan rentang 23 hingga 30 derajat Celcius.
Angin di Kabupaten Madiun bertiup dari Barat Daya dengan kecepatan 27,2 km/jam, dan kelembaban udara cukup tinggi, mencapai 97 persen pada tingkat maksimal.
Berbeda dengan dua wilayah sebelumnya, cuaca di Pacitan akan mengalami sedikit perubahan pada sore hari. Setelah hujan ringan di pagi hari, langit tetap berawan hingga pukul 15.00 WIB. Namun, pada pukul 18.00 WIB, udara kabur diprediksi terjadi di beberapa titik sebelum akhirnya kembali berawan pada malam hari.
“Pacitan memiliki suhu yang lebih sejuk, berkisar antara 21 hingga 30 derajat Celcius, dengan angin yang berhembus dari Utara dengan kecepatan 23,1 km/jam,” tambah Oky.
Dengan kondisi cuaca seperti ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan suhu dan tingkat kelembaban yang tinggi.
“Bagi yang beraktivitas di luar ruangan, kami sarankan untuk tetap mempersiapkan perlengkapan pelindung dari hujan serta berhati-hati saat berkendara karena jalanan bisa menjadi licin,” tutup Oky.
Untuk informasi cuaca lebih lanjut, masyarakat dapat terus memantau pembaruan dari BMKG agar dapat merencanakan aktivitas dengan lebih baik. [mnd/aje]






