Jakarta (beritajatim.com) – Bek andalan timnas Indonesia, Shayne Pattynama, memberikan insight mengenai gaya bermain skuad Garuda di bawah komando pelatih Shin Tae-yong. Meskipun Indonesia tersingkir di babak 16 besar Piala Asia 2023, mereka pulang dengan kehormatan setelah memberikan perlawanan sengit kepada lawan-lawan mereka.
Meski posisi Indonesia masih memprihatinkan di ranking FIFA, penampilan memukau dalam beberapa laga terakhir memberikan sinyal positif. Shayne Pattynama, mantan pemain Viking FK, berbicara tentang pengalaman bermain di bawah asuhan Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang berusaha menerapkan gaya sepak bola Eropa di dalam timnya.
“Pelatih memberikan banyak pelajaran kepada kami. Meskipun belum sempurna, kami berhasil menunjukkan gaya sepak bola Eropa dalam beberapa laga terakhir. Ini adalah budaya yang berbeda, tetapi saya belajar banyak,” ungkap Shayne, seperti dilansir dari Inter Football.
Menurut Pattynama, Shin Tae-yong memiliki ciri khas permainan yang berbeda, dan pemain-pemain mulai mampu mengaplikasikan keinginan pelatih di lapangan. Meskipun merasa perlahan, ia menyebut bahwa timnas Indonesia berhasil menunjukkan penampilan yang apik selama Piala Asia lalu.
“Saya pribadi berpikir bahwa ini adalah gaya Eropa. Namun saya telah mempelajari gaya sepak bola yang berbeda dengan gaya Shin. Itu adalah hal yang bagus. Sangat positif untuk belajar dan berkembang dengan cara yang berbeda,” tambahnya.
Timnas Indonesia, di bawah kendali Shin Tae-yong, segera bersiap untuk melanjutkan perjuangan mereka di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dalam laga terdekat, Garuda akan menghadapi Vietnam pada 21 Maret mendatang.
Kemenangan atas tim Golden Star di fase grup Piala Asia menjadi modal penting untuk meraih poin penuh di laga mendatang. Selain itu, Indonesia menetapkan target untuk lolos ke putaran ketiga demi mendapatkan tiket ke Piala Asia edisi selanjutnya. [kun]






