Surabaya (beritajatim.com) – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, mengungkapkan kekecewaannya atas kekalahan telak Indonesia 1-5 dari Australia dalam laga yang digelar di Stadion Allianz, Kamis (20/3/2025).
Shin, yang menghadiri acara nonton bareng bersama suporter +62 di Jakarta, menyayangkan kebobolan yang terjadi akibat set piece. Menurutnya, skuad Garuda seharusnya bisa bertahan lebih baik dan menghindari gol-gol semacam itu.
“Sebenarnya, enggak perlu kita kemasukan gol lewat set piece. Mungkin karena Pelatih Patrick tak punya banyak waktu untuk latihan set piece, jadi mungkin itu alasannya,” ujar Shin setelah acara nonton bareng.
Selain itu, pelatih asal Korea Selatan ini juga menyoroti peluang emas di awal pertandingan yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia. Sayangnya, eksekusi penalti yang dilakukan Kevin Diks tidak berbuah gol, yang menurutnya bisa mempengaruhi mental para pemain.
“Memang kita juga bisa cetak gol di awal, tapi karena tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, mungkin itu jadi penyebab penurunan performa,” tambahnya.
Meski demikian, Shin tetap mengapresiasi kerja keras para pemain dalam pertandingan tersebut. Namun, ia menilai waktu persiapan yang terlalu singkat menjadi faktor yang menyebabkan kurangnya koordinasi di lapangan.
“Para pemain bekerja keras. Tapi memang lini depan Australia juga sangat baik. Karena tidak banyak waktu untuk latihan, jadi ada momen di mana pemain kehilangan man to man marking, dan itu mungkin yang menyebabkan kekalahan ini,” ungkapnya.
Dalam pertandingan ini, Indonesia harus mengakui keunggulan Australia yang mencetak lima gol melalui M. Boyle pada menit ke-18 (penalti), N. Velupillay di menit ke-20, J. Irvine di menit ke-34 dan 90, serta L. Miller di menit ke-61. Satu-satunya gol balasan Indonesia dicetak oleh O. Romenij pada menit ke-78.
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi laga-laga selanjutnya, terutama dalam meningkatkan efektivitas strategi bertahan dan memanfaatkan peluang yang ada. (way)






