Surabaya (beritajatim.com) – Program jumat curhat menjadi salah satu agenda rutin
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto, bersama Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.
Lewat program jumat curhat, korps bhayangkara ini bisa mendengar curhatan masyarakat Jawa Timur.
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, program dari Mabes Polri ini dilakukan mulai tingkat Polda, Polres bahkan Polsek. Semua jajaran Polri diminta setiap hari Jumat untuk menerima curhat dari warga masyarakat, terkait dengan tugas pekerjaan kepolisian termasuk memberikan saran dan masukan atas hal-hal yang dirasakan masyarakat langsung.
“Kita berharap komunikasi yang aktif bersama dengan warga masyarakat ini bisa membuktikan bahwa kehadiran kita bermanfaat bagi masyarakat,” kata Irjen Pol Toni Harmanto.
Program jumat berkah ini adalah untuk mendengar berbagai keluhan masyarakat, mulai dari permintaan penambahan vaksinasi keliling, antisipasi kejahatan jalanan maupun penambahan personil Bhabinkamtibmas di masing masing wilayah di tingkat Kelurahan.
Satu persatu masyarakat yang hadir diberi kesempatan untuk bisa curhat langsung kepada Kapolda Jatim. Seperti yang disampaikan oleh Didik, Ketua LPMK Kelurahan Darmo, yang curhat terkait keinginannya untuk penambahan personil Polri di tingkat Kelurahan.
Selain itu ada juga warga lain yang curhat mengenai kondisi Kamtibmas di wilayah Surabaya, terkait dengan maraknya gangster.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gangster-surabaya”]
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto menjelaskan, bahwa mengenai kejahatan jalanan atau gangster yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu disebutkan, bahwa sebagian besar video itu di upload lagi diulang ulang dan itu bukan peristiwa baru.
“Ada dua peristiwa dan dua duanya sudah ditangkap semua. Insya Allah kedepan sudah tidak ada lagi. Kebijakan saya tegas dan keras untuk ini tidak boleh ada gangster di Surabaya dan di tempat lain, itu prinsip kita yang mengganggu ketertiban umum akan kita tindak,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto, menjawab pertanyaan warga.
Sementara itu dari Kader Surabaya Hebat, Kelurahan Sawunggaling, saat curhat dengan Kapolda Jatim menyebut, bahwa pihaknya meminta agar vaksin booster untuk lansia bisa diadakan kembali.
“Jadi capaian booster sudah naik 64,3 persen selama dua bulan dan sudah ada akselerasi percepatan dan nantinya akan disiapkan kembali bagi masyarakat. Kita akan konsentrasikan dengan Bhabinkamtibmas,” ujar Toni.
Usai kegiatan Kapolda Jatim memberikan kesempatan kepada warga untuk foto bersama. Disela sela foto bersama, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni, juga menggendong balita untuk ikut foto bersama. [uci/ted]






