Gresik (beritajatim.com) – Setelah digratiskan selama sepekan, penumpang bus Trans Jatim mulai sepi. Kendati demikian, setiap ada bus yang melintas penumpang terlihat hampir memenuhi kapasitas bus tersebut. Sejak penumpang digratiskan mulai 19 Agustus 2022, bus Trans Jatim beroperasi dari Terminal Porong, Sidoarjo hingga ke Terminal Bunder, Gresik.
Selama sepekan beroperasi, halte di 10 titik tidak pernah sepi. Malahan, saat akhir pekan kemarin, penumpang sampai membludak di Terminal Bunder lantaran kawatir tidak mendapt tempat ketika menunggu di halte.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bus-trans-jatim”]
Meski masih gratis, di minggu kedua ini halte-halte tersebut mulai longgar. Masih ada beberapa calon penumpang yang menunggu di halte. Seperti di depan Universitas Muhammadiyah Gresik hingga di depan RSUD Ibnu Sina. Namun ketika bus melintas, penumpang hampir memenuhi bus.
Terkait dengan ini, Staf Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Pemkab Gresik Taufik mengakui apabila masyarakat menyambut antusias dengan Trans Jatim. Meski hanya sebatas euforia di awal, namun setidaknya menjadi alternatif moda transportasi baru di Gresik.
“Memang berkurang, kalau kemarin masyarakat hanya menjajal bus, sekarang yang naik lebih ke mereka yang benar ingin bepergian saja,” ujarnya, Senin (29/8/2022).
Ia menambahkan, setelah digratiskan, maka per 31 Agustus 2022 penumpang dikenai tarif Rp 5 ribu dan pelajar Rp 2.500. “Mulai lusa penumpang yang naik bus dikenai tarif Rp 5.000 untuk umkm dan pelajar Rp 2.500,” imbuhnya [dny/suf]






