Surabaya (beritajatim.com) – Mudah terserang penyakit menjadi tanda imun tubuh Anda sedang turun. Selain perbanyak istirahat mengonsumsi makanan yang memiliki banyak antioksidan sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja tubuh.
Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) bahan makanan yang mengandung antioksidan dapat menghilangkan radikal bebas yang dapat merusak sel dalam tubuh.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
Tidak hanya penyakit ringan, namun penyakit serius seperti stroke, alzheimer, hingga kanker. Berikut ini beberapa bahan makanan yang mengandung antioksidan seperti dilansir dari Healthline, Jumat (20/8/2021):
Kubis
Kubis merupakan sayuran yang kaya akan vitamin A, K, dan C. Kubis juga kaya akan antioksidan, hingga 2,7 mmol per 3,5 ons atau sekitar 100 gram. Selain itu kubis mengandung sumber kalsium nabati serta mineral penting yang membantu menjaga kesehatan tulang.
Kacang
Kacang merupakan salah satu sumber antioksidan nabati terbaik. Sebuah penelitian menemukan bahwa kacang hijau mengandung hingga 2 mmol antioksidan per 3,5 ons (100 gram). Selain itu kacang juga mengandung serat yang dapat membantu menjaga buang air besar. Beberapa kacang seperti kacang pinto mengandung antioksidan tertentu yang disebut kaempferol.
Antioksidan kaempferol telah terbukti memiliki manfaat untuk kesehatan, seperti mengurangi peradangan kronis dan menekan pertumbuhan kanker. Sebuah studi menemukan bahwa kaempferol dapat menekan pertumbuhan kanker di payudara, kandung kemih, ginjal, dan paru-paru.
Coklat Hitam
Berdasarkan analisis FRAP, cokelat hitam memiliki antioksidan hingga 15 mmol per 3,5 ons (100 gram). Selain itu, antioksidan dalam kakao dan cokelat hitam terbukti mampu memberikan manfaat kesehatan yang mengesankan seperti mengurangi peradangan dan mengurangi faktor risiko penyakit jantung.
Studi lain juga menunjukkan mengkonsumsi produk kaya kakao seperti cokelat hitam mengurangi tekanan darah sistolik (nilai atas) rata-rata 4,5 mmHg dan tekanan darah diastolik (nilai bawah) rata-rata 2,5 mmHg. Selain itu, cokelat hitam dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan meningkatkan kadar antioksidan darah, meningkatkan kadar kolesterol HDL “baik” dan mencegah kolesterol LDL “jahat”.[rsf/bjo]






