Gresik (beritajatim.com) – Guna menyerap aspirasi warga desa Pulau Bawean. Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah, atau akrab dipanggil Bu Min dicurhati banyak hal. Mulai dari persoalan stunting maupun peningkatan ekonomi desa.
Wabup perempuan pertama di Gresik juga menyempatkan berkantor di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Bawean.
Di desa yang terletak diatas bukit itu, Bu Min berdiskusi dan mendengarkan apa yang perlu dilakukan untuk menjawab permasalahan masyarakat.
“Kami disini ingin melihat langsung apa yang ada di Desa dan membangun komunikasi yang antara Pemkab dengan pemerintah desa, dan ini Insya Allah akan terus kita lakukan di seluruh desa di Kabupaten Gresik,” ujarnya, Jumat (19/11/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-gresik”]
Seperti diberitakan, kedua pemimpin daerah Gresik itu cukup intens berkunjung ke Pulau Bawean. Langkah ini diambil untuk menegaskan tidak ada perbedaan perlakuan antara Bawean dengan wilayah Gresik yang lain.
Setelah berdiskusi dengan masyarakat setempat. Wabup Bu Min juga meninjau sarana dan prasarana pelayanan terpadu yang ada di Desa Kumalasa.
Ada beberapa kendala yang ada dilapangan terkait dengan administrasi kependudukan. Diantaranya, banyaknya data kependudukan ganda dan masih ada beberapa persyaratan perubahan data kependudukan, yang masih memerlukan koordinasi data dengan instansi yang ada di Gresik daratan.
“Keakuratan data kependudukan sangat penting fungsinya bagi masyarakat, karena data kependudukan tersebut ibaratnya sebuah pintu untuk bisa masuk kedalam pelayanan yang lain,” pungkasnya. (dny/ted)






