Sampang (beritajatim.com) – Serangan hama tikus di sektor pertanian di wilayah Kabupaten Sampang, mengancam musim cocok tanam tahun ini. Sehingga, berpotensi mengalami krisis pangan.
Suwali warga Desa Jungkarang, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, mengaku serangan hama tikus kerap kali menghantui para petani dan sudah mempengaruhi psikologis untuk bercocok tanam.
“Petani tentunya mengalami kerugian sehingga trauma untuk bercocok tanam karena hama tikus ini, belum bisa dikendalikan,” terangnya, Jumat (10/12/2021).
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang, Suyono tidak mengelak kondisi cocok tanam saat ini mendapat serangan hama tikus di sejumlah wilayah. Bahkan tidak hanya di wilayah Kecamatan Jrengik, laporan dari kelompok tani di wilayah Desa Jalgung, Kecamatan Pengarengan juga diserang hama tikus.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sampang”]
Pihaknya berjanji akan membantu dalam pengendalian hama tikus ini. Sebab dikantornya tersedia obat pembasmi tikus.
“Kita akan menindaklanjuti dengan tindakan dan pemberian obat hama gratis kepada petani,” janjinya. [sar/but]






