Bojonegoro (beritajatim.com) – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bojonegoro mencatat sebanyak 49 peristiwa kecelakaan terjadi sepanjang Ramadan 2025, terhitung sejak 1 Maret hingga 14 Maret 2025.
Dari kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia, tiga mengalami luka berat, dan 76 lainnya mengalami luka ringan.
Mayoritas kecelakaan melibatkan pengendara sepeda motor. Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menyebut bahwa faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelalaian manusia.
“Faktor penyebab kecelakaan ini rata-rata karena human error atau faktor manusia, di antaranya kurang hati-hati, mengantuk, dan kurang konsentrasi terhadap jalan,” ujarnya, Minggu (16/3/2025).
Menurutnya, insiden kecelakaan tidak hanya terjadi di jalan nasional seperti ruas Bojonegoro-Babat dan Bojonegoro-Ngawi, tetapi juga di jalan poros kecamatan hingga poros desa. “Kalau jalan berimbang, baik di ruas nasional maupun kecamatan. Banyak didominasi roda 2,” jelasnya.
Satlantas Polres Bojonegoro mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. “Karena keluarga kita menunggu kita tiba di rumah dengan keadaan sehat dan selamat,” pungkasnya. [lus/suf]






